TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Yonif 141/AYJP Ikuti Kesiapan Penanggulangan Karhutla Di Sumsel


MUARA ENIM (wartamerdeka.info) - Personil Batalyon Infanteri 141/AYJP dipimpin Letnan Dua Inf Bambang Suseno mengikuti Apel Gelar Kesiapan penanggulangan Karhutla di wilayah Sumsel di Gedung Griya Agung Jln. Demang lebar daun No.09 Kel. Demang Lebar Daun Kec. Ilir Barat I Kota Palembang,  Selasa (09/07/2019).

Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo bertindak sebagai Inspektur Apel gelar penanggulangan Karhutla TA.2019.

Acara ini dihadiri beberapa pejabat diantaranya, Gubernur Sumsel diwakili Wakil Gub Bpk H Mawardi Yahya, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum., Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Firli Msi, serta pejabat TNI, Polri serta Sipil lainnya, dengan peserta upacara melibatkan Unsur TNI, Polri, BPBD, SAR, LSM dan lain-lian termasuk Personel Yonif 141/AYJP.
                                                                      Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara tegas kembali mengatakan bahwa 99% kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi disebabkan oleh manusia dan hanya 1% saja yang disebabkan oleh faktor alam. Faktor terbesar karhutla oleh manusia ini terjadi karena disengaja maupun tidak disengaja.


Pembukaan lahan untuk perkebunan dengan membakar hutan dan lahan adalah bagian dari unsur kesengajaan yang hingga saat ini masih sering ditemui.

Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk melakasanakan kesiapsiagaan personel dan peralatan penanggulan kebakaran hutan dan lahan diwilayah Sumsel yang telah memasuki musim kemarau. Para prajurit ini nantinya akan ditempatkan ke Kabupaten yang rawan kebakaran selama kurang lebih 4 bulan masa Penanggulangan Kebakaran, Hutan dan Lahan. (Agus V)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama