Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

HUT Kemerdekaan Momentum Meraih Kesejahteraan Rakyat


Oleh: Rachmat Mohamad (Ketua KNPI Provinsi Gorontalo)

74 TAHUN lalu, merupakan ikhtiar panjang bangsa Indonesia untuk terbebas dari belenggu penjajahan tunai pada 17 Agustus 1945.

Sejarah itu merupakan momentum dan serangkaian peristiwa yang terjadi.

Dulu kita memang dijajah negara lain yang menguras harta kekayaan bangsa, tetapi sekarang kita dijajah dengan mental yang bergeser dari cita-cita perjuangan para pahlawan. Generasi muda pun menjadi tumbal akan masa depan bangsa.

Bagaimana kita seharusnya menghayati kemerdekaan bangsa Indonesia ini. Selaku pemuda saya mengajak teman-teman untuk memproklamirkan dalam diri teman-teman untuk Merdeka dari jerat tindakan  premanisme, narkoba, hoaks, tawuran, dan lain-lain. Dan perjuangan untuk itu sangatlah sulit. Karena musuh kita adalah diri kita sendiri.

Semangat kita masih sama dalam membela, mengisi dan membangun negara ini. Mengamati hari kemerdekaan kali ini adalah sebagai penciptaan karakter diri sebagai manusia yang merdeka, ucap Rachmat.

Harapan dalam peringatan HUT Proklamasi Ke-74 Republik Indonesia adalah memperkuat Persatuan dan Kesatuan elemen pemuda dan masyarakat untuk meraih pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama