Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Kabupaten Cilacap Laksanakan Festival Gebyar PAUD 'Dolanan Bocah'


CILACAP (wartamerdeka.info) - Guna mendukung bakat seni dan kreativitas Anak Usia Dini (PAUD) , Kabupaten Cilacap menggelar Festifal Gebyar PAUD 'Dolanan Bocah' tahun 2019 di lapangan sepak bola Krida Nusantara, Kelurahan Gumilir Kecamatan Cilacap Utara, Jumat (30/8/2019).

Kegiatan diselenggarakan oleh Dinas P dan K Kabupeaten Cilacap. Gebyar ini diikuti oleh peserta didik 1.058 anak, Orang tua/wali murid anak PAUD 864 orang, Penilik se Kabupaten Cilacap 53 orang, Pengawas TK se Kabupaten Cilacap 18 orang dan Guru PAUD se Kabupaten Cilacap sebanyak 948 orang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Dandim 0703/Cilacap diwakili Danramil 18/Cilacap Utara Kapten Inf Taryun, Kapolres Cilacap diwakili Kapolsek Cilacap Utara AKP Asep Kusnandar, Danlanal Cilacap diwakili Lettu Mega Setiawati, Para pejabat dilingkungan Pemda Kabupaten Cilacap, Bunda PAUD Kabupaten Cilacap dan Ketua beserta pengurus IGTKI-PGRI Kabupaten Cilacap.

Dalam sambutanya Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji setelah membuka kegiatan gebyar PAUD menjelaskan maksud dan tujuan  kegiatan Festival Gebyar PAUD.


Festival PAUD 'Dolanan Bocah' dengan tema 'Permainan Tradisional untuk Nasionalisme' ini adalah untuk melestarikan permainan tradisional yang sebagian besar sudah dilupakan masyarakat akibat proses globalisasi.

Kegiatan juga bertujuan menanamkan rasa cinta terhadap kebudayaan bangsa Indonesia yang berimbas pada meningkatnya rasa nasionalisme dan cinta tanah air.

”Kompetisi atau perlombaan yg akan diikuti bertujuan untuk mengajarkan agar anak usia dini mempunyai jiwa kompetisi, membuat anak menjadi kreatif dan inovatif guna mengukur kemapuan belajar dan meningkatkan ketangkasan anak usia dini,” jelas Tatto.

Mewakili Dandim 0703/Cilacap Kapten Inf Taryun disela-sela kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa PAUD merupakan tempat bermain dan belajar membentuk karakter.

 ”Karena itu kita harus mengarahkan anak-anak usia PAUD ke hal-hal yang baik, karena merekalah calon generasi penerus bangsa ini dan anak-anak seusia mereka itu ibarat kertas yang masih putih,” ujar Taryun.

Sehingga, lanjutnya, tinggal bagaimana orang tua, guru dan lingkungan akan mengisi memori mereka.

"Maka kita wajib memberikan pelajaran dan arahan yang baik kepada mereka sehingga kelak nanti menjadi manusia yang berguna bagi Agama, Bangsa dan Negara,” jelasnya.

Kapten Inf Taryun juga menambahkan bahwa Gebyar PAUD ini sebagai ajang kreatifitas anak usia dini. Selain itu guna meningkatkan motivasi tenaga pendidik dalam melaksanakan tugas pembelajaran dan pengembangan anak usia dini.

“Tidak kalah penting adalah sebagai ajang silaturahmi antara pengasuh, pendidik dan pembina,” tambahnya.(gus)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...