Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

10.000 Jamaah Riyadhul Jannah Akan Hadir Di Masjid Raya Jakarta Islamic Centre


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Yayasan Islam Riayadhul Jannah akan mengadakan Kajian Ilmiah Ahlussunnah Wal Jamaah yang ke 17 tahun 2019 di Masjid Raya Jakarta Islamic Centre selama dua hari, Sabtu 7 September dan Ahad 8 September 2019, kata Abdul Syakur sebagai ketua panitia ketika dihubungi di sela-sela persiapan kegiatan (6/9/2019).

"Kegiatan kajian ilmiah ini sudah berlangsung sejak 2005 sampai tahun 2019. Tahun ini kegiatan yang ke 17. Setiap setahun sekali tetapi ada juga yang setahun dua kali.Pelaksanaan di JIC baru tahun ke tiga Pesertanya berasal dari seluruh Indonesia" jelasnya.

"Kegiatan ini berskala nasional makanya pihak panitia menghadirkan nara sumber dari luar negeri. Mereka adalah Syaikh Ali Husein Abdullah, Syaikh Shalah Futaini Kantosh, Syaikh Zakariya bin Syuaib. Ketiganya dari Yaman alumnus Ma'had Darul Hadist sebagai pengajar di Aden. Semua perizinan sudah siap," tandasnya.

Lebih lanjut Abdul Syakur menjelaskan bahwa tema kajian ilmiah ini adalah "sabar dalam menjalankan agama". Dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas keimanan, kualitas keilmuan, dan meningkat kualitas ukhuwah islamiyah. Para peserta adalah para pendakwah, para intelektual, masyarakat umum yang berasal dari seluruh Indonesia. Diperkirakan akan dihadiri lebih dari 10.000 jamaah.

Kepala Sekretariat Jakarta Islamic Centre, Ahmad Juhandi menjelaskan bahwa para peserta menginap dalam jumah besar maka pihaknya bekerja sama dengan kepolisian dan Salpol PP. "Saya berharap para peserta bisa menjaga keamanan, kebersihan, kerapian, dan keindahan masjid dan mereka pulang membawa ilmu yang bermanfaat serta meningkatkan cinta kepada nusa dan bangsanya Indonesia" tegasnya.

1 Komentar

Lebih baru Lebih lama