Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Panglima TNI Tinjau Kesiapan Alutsista Untuk Pemadaman Karhutla


JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., dan Wakasau Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, S.H., M.D.S. meninjau penyiapan Alutsista 1 (satu) Unit Pesawat CN 295 yang akan digunakan dalam operasi pemadaman Karhutla wilayah Kalimantan Tengah, bertempat di Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (13/9/2019).

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI mengatakan bahwa pesawat yang dalam kesehariannya dioperasionalkan oleh Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma ini tengah dipasangi sejenis konsul tambahan.

“Pemasangan konsul tersebut bertujuan agar pesawat nantinya mampu melaksanakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yaitu menurunkan hujan buatan di wilayah yang terdampak akibat Karhutla,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan Panglima TNI bahwa saat ini 1 (satu) unit pesawat C212 Casa telah beroperasi di wilayah Pekanbaru Riau untuk melaksanakan pemadaman Karhutla. “TNI tengah merencanakan pengiriman 1 (satu) unit pesawat C212 lagi dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh Malang untuk membantu pemadaman kebakaran hutan di wilayah Sumatera,” katanya.

“Saat ini pesawat tersebut sedang menjalani Period Inspection 100 (Perawatan Berkala Setiap 100 Jam) dan diharapkan pesawat ini dapat diberangkatkan pada hari Minggu besok,” ucapnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama