Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Panglima TNI Terima Hibah Lahan Pembangunan Makogabwilhan I


KEPRI (wartamerdeka.info) - Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., secara simbolis menerima hibah lahan untuk pembangunan Markas Komando Gabungan Wilayah Pertahanaan (Makogabwilhan) I dari Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau, yang diserahkan langsung oleh Plt Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto, S.Sos., M.M., bertempat di Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Senin (25/11/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI mengatakan bahwa dengan dibangunnya Markas Komando Gabungan Wilayah Pertahanaan I di Dompak, Kec. Bukit Lestari, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, diharapkan adanya peningkatan dan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan, seperti penyelundupan narkoba bisa diselesaikan, termasuk pelanggaran yang terjadi di wilayah darat, laut, dan udara bisa segera diselesaikan.

Panglima TNI menjelaskan bahwa Kogabwilhan I memiliki wilayah Darat (Sumatera, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten); Laut (Perairan di sekitar Sumatera, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, DKI, Jawa Barat, Banten dan ALKI-1 beserta perairan sekitarnya); Udara (Wilayah di atas Sumatera, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten dan ALKI-1 beserta perairan sekitarnya).

“Dulu apabila ada krisis di wilayah-wilayah yang saya sebutkan, Panglima TNI membuat komando bentukan untuk mengatasi krisis tersebut. Sekarang ketika ada krisis dan ancaman gangguan di wilayah itu, maka Pangkogabwilhan langsung bisa mengambil alih untuk menindaklanjutinya,” katanya.

Turut serta dalam kesempatan tersebut diantaranya Pangkogabwilhan I Laksdya TNI Yudo Margono, S.E., M.M.,  Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Agung Prasetiawan, M.A.P., Aslog Panglima TNI Marsda TNI Kukuh Sudibyanto, Pangkoarmada I Laksda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., Pangkoopsau I Marsda TNI M. Khairil Lubis, Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr.(Han), Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Andap Budhi Revianto, dan Forkopimda Kepulauan Riau. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama