Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Banyak Keretakan, Pembangunan Jalan Setapak Di Kel Muara Enim Dikomplain Warga


MUARA ENIM (wartamerdeka.info) -
Pembangunan jalan setapak Kelurahan Muara Enim Kampung Delapan samping SMK Negeri 2 Muara Enim, tepatnya di Jalan Pangeran Danal Rt 03 RW 07 Lembow Pertanian, Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, kini menuai kontroversi, karena dinilai tidak berkualitas, banyak keretakan.

Sejumlah warga, mengemukakan komplainnya terhadap pengerjaan tersebut kepada media ini, Minggu (12/01/2020).

Pembangunan jalan ini dibiayai dari APBD-P tahun anggaran 2019 dengan nilai kontrak anggaran RP. 148.650.000 (Seratus Empat Puluh Delapan Juta Enam Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah), pelaksananya CV Andika Jaya Serasan.


Seorang warga mengungkapkan, saat diadakan rapat di kantor kelurahan Muara Enim Kampung 8 pada Jumat 29 Nopember 2019, Kontraktor Burhan  pelaksana CV. Andika Jaya Serasan pernah berjanji akan memperbaiki dan bertanggungjawab sepenuhnya pada pekerjaan jalan setapak di Kelurahan Muara Enim Kampung 8 (Delapan).

Pelaksana CV Andika Jaya Serasan, Burhan   meminta maaf kepada warga setempat, karena pekerjaan jalan tersebut  belum selasai sepenuhnya.

"Saya akan benahi dan bertanggung jawab sepenuhnya,” kata Burhah, saat rapat di kantor Kelurahan Muara Enim Kampung 8.

Dari pantauan Media di lokasi pembangunan jalan pada Sabtu 11 Januari 2020, ternyata pekerjaan tersebut belum sama sekali diperbaiki. Diharapkan kepada intansi terkait bisa melakukan kontrol ke lokasi tersebut.

Sampai berita ini ditayangkan jalan tersebut masih mengalami keretakan, malah semakin besar keretakanya. (Tim IWO)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama