Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

14 Pasien Bergejala COVID-19 Di RSUP Persahabatan Dinyatakan Sehat

Direktur Utama RSUP Persahabatan Rita Rogayah
JAKARTA (wartamerdeka. info) - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Pulogadung, Jakarta Timur, hingga Selasa siang telah memulangkan 14 pasien dengan gejala terinfeksi virus corona (COVID-19) setelah mendapat perawatan intensif dan dinyatakan sehat.

"Dari 27 pasien yang kita tangani, hari ini sisa 13, jadi yang lainnya itu (14 pasien) sudah dipulangkan dengan kondisi baik dan hasilnya negatif (COVID-19)," kata Direktur Utama RSUP Persahabatan Rita Rogayah di RSUP Persahabatan, Selasa (10/3/2020).

Sebanyak 13 orang yang kini masih dalam perawatan terdiri atas delapan pasien dalam pengawasan (PDP) dan lima pasien positif terinfeksi saluran pernafasan karena virus corona.

Baca juga: RS Pelni siapkan enam ruangan isolasi Orang Dalam Pemantauan
Baca juga: Kemenkominfo dorong pranata humas berperan tangkal hoaks COVID-19

Pasien yang dilaporkan masih terinfeksi corona adalah kasus 05, 06, 14, 18 dan kasus 19. "Kemarin sudah didapatkan hasil lima negatif, hari ini sembilan negatif dan sudah pulang," katanya.

RSUP Persahabatan masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap PDP maupun yang positif corona dari Litbangkes Kementerian Kesehatan.

Pasien yang tersisa saat ini masih dirawat intensif di ruang Pinere untuk mengantisipasi penularan virus. (An)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama