Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kasum TNI Resmikan Rumah RIKa di Lombok Utara


LOMBOK UTARA (wartamerdeka.info) - Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto meresmikan salah satu rumah Rumah Instan Kayu (RIKa) milik warga yang terdampak gempa bumi yang telah selesai dibangun oleh Prajurit TNI di Dusun Telaga Wereng, Desa Pemenang Barat, Lombok Utara, Kamis (12/03/2020).

Peresmian rumah yang dibangun dengan model RIKa sesuai dengan permintaan Pak Mahmudin sebagai pemilik. Rumah Rika adalah rumah yang dibangun menggunakan kayu sekaligus sebagai pembentuk konstruksi dengan memanfaatkan teknologi Laminated Veneer Lumber (LVL), maka kayu kelas rendah cepat tumbuh (sengon/karet/akasia mangium) dapat digunakan sebagai sistem struktur rumah instan kayu dengan kekuatan setara dengan kayu kelas 3.

Dalam sambutannya Kasum TNI berharap semoga warga masyarakat berkenan dengan rumah yang telah dibangun dan semoga membawa berkah bagi semuanya. Mudah-mudahan dengan selesainya rumah ini dapat meringankan beban khususnya masyarakat di Lombok Utara akibat terkena gempa Bumi beberapa waktu lalu.

Kasum TNI juga berterima kasih kepada warga masyarakat atas kerjasamanya selama proses pembuatan rumah dan telah menerima Prajurit TNI ditengah-tengah masyarakat. Mohon maaf apabila ada kesalahan selama Prajurit TNI yang tinggal bersama masyarakat ada hal yang kurang berkenan.

Di hadapan awak media, Kasum TNI mengatakan bahwa jumlah Prajurit TNI yang terlibat dalam proses pembangunan tersebut adalah 50 orang dari SSK Yon Pasmar 2, 50 orang dari SSR Yonif 742/SWY di Dusun Terengan Tanah Ampar Desa Pemenang Timur  Kecamatan Pemenang KLU, 35 orang dari SST Yonif 742/ SWY di Dusun Telaga Wereng Desa Pemenang Barat, dan 50 orang dari SSK Yonif Mekanis 741/GN di Dusun Kekait Kecamatan Gunungsaru Kabupaten Lombok Utara. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama