Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pangkogasgabpad Cek Sarana dan Prasarana 69 WNI Diamond Princess Di Pulau Sebaru Kecil


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Sebanyak 69 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi Anak Buah Kapal (ABK) Diamond Princess dari Yokohama, Jepang, akan menjalani masa observasi di Pulau Sebaru Kecil, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Untuk memastikan segala sarana dan prasarana bagi 69 WNI ABK Diamond Princess tersebut, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksdya TNI Yudo Margono, S.E., M.M., sebagai Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) beserta jajaran staf Kogasgabpad, mengecek secara langsung lokasi yang akan ditempati oleh para WNI tersebut, diantaranya masalah kelistrikan, Rabu (4/3/2020).

Pangkogabwilhan mengatakan bahwa untuk memenuhi kebutuhan 69 WNI ABK Diamond Princess, TNI dalam hal ini TNI AL telah mengamankan kelistrikan di Pulau Sebaru, dengan menggunakan genset.

“Untuk kapasitas genset akan kami sesuaikan dengan kebutuhan, apabila kurang akan kami siapkan dan penambahan genset termasuk kamar mandi lapangan,” katanya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama