// Israel bersumpah tidak akan menghentikan serangan meskipun ada upaya untuk mengakhiri perang. // ASEAN tetap berlangsung pada Mei, tetapi dipersingkat menjadi program 'minimalis' karena konflik Timur Tengah // Teheran menolak proposal 15 poin AS untuk mengakhiri pertempuran karena dianggap tidak adil. // Pemerintah Malaysia rencana mengurangi jumlah pekerja asing untuk mendorong perekrutan tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan. // Tiga juta warga Iran dan sekitar satu juta warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka karena serangan AS-Israel.//

Berita Foto

Wanita Jepang Ditikam Mantan Pacar

Seorang pegawai toko wanita meninggal dunia setelah ditikam di sebuah kompleks komersial di distrik Ikebukuro, Tokyo, oleh seorang pria yang kemudian menikam dirinya sendiri hingga tewas.

Polisi mengatakan pria mantan pacar korban, sekitar pukul 19.20 pada hari Kamis, polisi diberitahu bahwa seorang pria bertindak kasar di dalam Sunshine City, sebuah kompleks multifungsi

Petugas polisi mengatakan wanita itu diserang di toko Pokemon Center Mega Tokyo di lantai dua gedung tersebut. Korban yang tidak sadarkan diri dilarikan ke rumah sakit, di mana ia kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Polisi telah mengkonfirmasi bahwa korban adalah Harukawa Moe, 21 tahun, dari Kota Hachioji, Tokyo barat dan pelakunya Hirokawa Taiki, 26 tahun, mantan pacarnya.(NHKWord-Japan)

Satgas Yonif 754 Bahu Membahu Membangun Gereja Di Papua


TIMIKA (wartamerdeka.info) - Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) 754/ENK/20/3 Kostrad bersama dengan masyarakat bergotong royong dalam membangun Gereja Bonggo, Distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi, Papua, Selasa (03/3/2020).

Anggota Satgas di bawah pimpinan Letkol Inf Dodi Nur Hidayat ini melakukan kegiatan bersama dengan masyarakat, baik mereka yang beragama Nasrani maupun Muslim bersama-sama membantu membangun Gereja di Distrik Bonggo.

Kegiatan yang di pimpin oleh Serka Mislan selaku Danpos dan 7 orang anggota pos satgas serta beberapa masyarakat ini merupakan salah satu bentuk gotong royong dan toleransi umat beragama yang tercipta di wilayah Distrik Bonggo.

Selain itu, ini merupakan upaya satgas untuk membantu mempercepat pembangunan Gereja di Distrik Bonggo agar bisa segera digunakan oleh masyarakat kampung tersebut.

Letkol Inf Dodi Nur Hidayat selaku Dansatgas dalam rilis tertulisnya di Mimika mengatakan "kami (satgas) siap membantu masyarakat dalam pembangunan Gereja yang ada di Distrik Bonggo, sehingga bisa dapat segera digunakan oleh masyarakat Distrik Bonggo untuk beribadah".

Ronald (37 th) mengatakan "kami merasa terbantu berkat kehadiran satgas yang selalu membantu segala kegiatan kami di Distrik Bonggo ini, dan kami sangat berterimakasih sudah di bantu dalam membangun Gereja ini". (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama