Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pangkogasgabpad Tinjau Sarana Dan Prasarana Observasi WNI Grand Princess Di Natuna


NATUNA (wartamerdeka.info) - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksdya TNI Yudo Margono, S.E., M.M.  sebagai Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad TNI AD, TNI AL, TNI AU) Operasi Bantuan Kemanusiaan Natuna meninjau kesiapan sarana dan prasarana pendukung yang akan digunakan sebagai tempat observasi WNI Kapal M.V.  Grand Princess dari Oakland San Fransisco, bertempat di Lanud Raden Sadjad Ranai, Natuna, Senin (16/3/2020).

Sarana dan prasarana yang di tinjau diantaranya Hanggar Tempat Tidur, MCK, Mobil Nubika Dekon (dengan kegiatan semprot ketika pertama kali turun dari pesawat), ruang Kodal Dansatgas Kes, Dapur serta kesiapan personel yang mengawaki.

Turut serta dalam peninjauan tersebut diantaranya Asintel Pangkogabwilhan I Laksma TNI Bambang W., Asops Pangkogabwilhan I Brigjen TNI Suhardi, Aslog Pangkogabwilhan I Brigjen TNI Sudarto beserta staf pendukung lainnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama