Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Persempit Penyebaran COVID - 19, Kampanye Pilkades Hanya Boleh Lewat Medsos

Kepala Bidang Pemerintahan Desa kabupaten Bekasi Maman Firmansyah
BEKASI (wartamerdeka.info) - Semenjak merebaknta virus Corona  sangat berdampak pada  berbagai kegiaran pemerintah. Salah satunya pelaksanaan pemilihan kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Bekasi yang akan dilaksanakan secara serentak di 16 Desa.

Menurut kepala Bidang Pemerintahan Desa kabupaten Bekasi Maman Firmansyah kepada wartamerdeka, Kamis (19/03/2020), dengan adanya himbauan baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, melarang adanya pengumpulan sekolompok massa, maka  pihak DPPMD Kabupaten Bekasi mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh panitia pemilihan kepala Desa (Pilkades) agar dalam kampanye nanti dilarang untuk mengerahkan massa pendukungnya.

"Kami segera membuat surat edaran yang melarang setiap calon membawa massa pendukungnya baik dalam pengambilan nomor urut maupun dalam kampanye nanti, " katanya.
 
Lebih lanjut ia mengungkapkan, untuk pengambilan nomor urut masing - masing calon kepala Desa akan dilaksanakan pada hari  Jumat (20/03/2020)..

"Untuk pengambilan nomor urut calon akan dilaksanakan besok hari Jumat, di setiap Desa yang akan melaksanakan pemilihan tersebut, " ucapnya.

Ia juga menghimbau dalam pengambilan nomor urut semua calon Kades dilarang membawa massa pendukungnya.

Untuk jumlah massa dalam pengambilan nomor urut nanti paling banyak dua puluh orang dan jumlah tersebut termasuk panitia Pilkades.

Ia juga berharap, dalam kampanye pemilihan kepala Desa nanti cukup berkampanye lewat Media Sosial (Medsos) saja

"Untuk menghindari kerumunan massa kampanye Pilkades nanti cukup kampanyenya lewat media sosial saja, " katanya. (Acing).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama