TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

42 Warga Thailand Peserta Ijtima Dunia Di Gowa Positif Corona

Ilustrasi peserta Ijtima Ulama Dunia di Gowa
JAKARTA (wartamerdeka.info) - Lembaga kesehatan Thailand menyatakan sebanyak 42 dari 76 penduduk yang kembali dari kegiatan Ijtima Dunia yang digelar di Gowa, Sulawesi Selatan, dinyatakan positif virus corona.

Seperti dilansir Associated Press, Kamis (9/4), sebanyak 76 lelaki yang merupakan pengikut kelompok Jemaah Tablig tersebut tiba di Thailand pada pada Senin lalu menggunakan penerbangan pesawat sewaan. Sebanyak 42 orang di antaranya dinyatakan positif virus setelah hasil pemeriksaan dipaparkan sehari kemudian.

Kelompok tersebut pergi ke Gowa, Sulsel, pada 17 Maret lalu untuk menghadiri Ijtima Dunia. Saat itu dilaporkan ada sekitar 8 ribu orang yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan tersebut seharusnya berlangsung pada 19 sampai 22 Maret, yang berlokasi di sebuah pesantren di Gowa.

Pemerintah Indonesia lantas membatalkan kegiatan itu dengan alasan membahayakan kesehatan karena penularan virus corona sudah terdeteksi di dalam negeri.

Tiga pekan sebelumnya juga digelar kegiatan serupa di Malaysia, yang melibatkan 16 ribu anggota Jemaah Tablig. Dilaporkan ada 600 orang yang mengikuti kegiatan tersebut terinfeksi virus corona.

Mereka yang terdeteksi adalah warga Brunei Darussalam, Kamboja, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.

Kini warga Thailand yang kembali dari kegiatan tersebut dikarantina di rumah mereka di kawasan selatan. Sedangkan yang positif dirawat di rumah sakit.

Para penduduk Provinsi Songkhla yang mengikuti kegiatan tersebut kini dikarantina di gelanggang olahraga setempat.

Menurut data Sekolah Kedokteran Universitas Johns Hopkins, sampai saat ini dilaporkan ada 2.423 kasus virus corona di Thailand. Sebanyak 32 orang di antaranya meninggal dan 940 orang dinyatakan sembuh.

Sementara menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kasus virus corona di Thailand mencapai 2.370, dengan
30 orang meninggal. (C)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama