Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Ada 24 Bayi Dari Pasien COVID-19 di RSUP Persahabatan, Tapi Semuanya Sehat

Direktur Utama RSUP Persahabatan Rita Rogayah
JAKARTA (wartamerdeka.info) - Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan memastikan sebanyak 24 bayi yang dilahirkan dari rahim pasien berstatus COVID-19 seluruhnya dalam kondisi sehat.

"Sampai saat ini bayi-bayinya belum ada yang ditemukan positif (COVID-19)," kata Direktur Utama RSUP Persahabatan Rita Rogayah dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Rita mengatakan sebanyak dua ibu kandung dari bayi tersebut berstatus positif COVID-19, sedangkan sisanya pasien dalam pengawasan (PDP).

Kondisi bayi yang lahir seluruhnya sehat dan tidak ada yang menunjukkan gejala COVID-19.

Terhitung sejak 2 Maret 2020 hingga saat ini RSUP Persahabatan telah menangani total 414 kasus COVID-19.

Sebanyak 96 di antaranya sembuh dan telah dipulangkan, 76 pasien positif COVID-19 meninggal dunia, PDP meninggal 12 orang, dan meninggal bukan akibat COVID-19 sebanyak 21 orang.

"Hingga hari ini ada 54 pasien COVID-19 yang sedang dirawat, 35 PDP dan 19 lainnya dalam pengecekan," katanya. (An)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama