// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Harga minyak tembus $116 per barel saat Iran menuduh AS bersiap melakukan invasi


Harga minyak mentah terus naik seiring dunia menghadapi krisis energi terbesar dalam beberapa dekade. Harganya telah melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua minggu di tengah eskalasi di berbagai front perang AS-Israel melawan Iran.

Lanjut...

WMChannel


 

Balita Di Cilacap Dimakamkan Secara Protokoler Covid-19 Setelah Didiagnosa PDP


CILACAP (wartamerdeka.info)  - Seorang balita 7 bulan, warga RT 04/06 Desa Tritih Wetan RT 04/06 Kecamatan Jeruklegi meninggal dunia dan dimakamkan secara protokoler Covid-19 oleh Tim Gugus Tugas Covid 19 Kecamatan Jeruklegi setelah sempat di rawat di RSUD Margono Purwokerto dan didiagnosa PDP Covid-19,  Rabu (22/4/2020).

Jenazah dari RSUD Margono dibawa pulang menuju desanya di Tritih Wetan dengan  menggunakan mobil jenazah Rumah Sakit Margono dengam Nopol H 9502 TG.

Pemakaman langsung dilakukan pada hari itu juga sekitar pukul 23.55 Wib di TPU Koyong RT 01 RW 11 Desa Tritih Wetan Kecamatan Jeruklegi Kabupaten Cilacap.

Pemakaman dihadiri langsung Camat Jeruklegi Rosikin, S.Sos MM, Babinsa Tritih Wetan Serma Warso, Kepala Puskesmas 1 Jeruklegi Dr. Pratiti Wiji Lestari, Kasi Trantibum Syihab Alfaritsi, S.Sos., Kanitserse Polsek Jeruklegi Iptu Anwar, Kanit Intelkam Polsek Jeruklegi Aiptu Yugo, Babinkantibmas Bripka Waryanto, Kepala Desa Tritih Wetan Disan dan kerabat almarhum.

Menurut kronologi kejadian, pada tanggal 11 April 2020 korban dibawa ke rumah Bidan Hartini  di Jalan Bharata dengan keluhan batuk dan pilek. Kemudian pada tanggal 14 April 2020 korban diperiksakan kembali di Puskesmas 1 Jeruklegi dan sempat dirawat namun karena peralatan kurang memadai, selanjutnya di rujuk ke RSUD Margono dengan menggunakan Ambulan Puskesmas Jeruklegi 1.

Pada tanggal 22 April 2020 sekira pukul 18.15 Wib korban dinyatakan telah meninggal dunia dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), hasil test belum diketahui karena masih menunggu hasil test laboratorium.

Langkah-langkah yang diambil oleh Tim Gugus tugaws Covid-19 Kecamatan Jeruklegi dan Desa Tritih Wetan melaksanakan pemakaman secara protokoler Covid 19.

Guna menjaga kemungkinan terpapar Covid-19, pihak Puskesmas menghimbau pihak keluarga untuk menyemprot rumahnya dengan disinfektan supaya steril. (gus/Sty)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama