TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bupati Cirebon Lakukan Musrenbang Via Video Teleconference


CIREBON (wartamerdeka.info) - Makin banyaknya korban akibat wabah Covid-19 tidak menyurutkan realisasi program kerja Pemkab Cirebon untuk melaksanakan kegiatan musrenbang  sekalipun berada di bawah ancaman wabah Covid-19.

Pemerintah Kabupaten Cirebon  tetap melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) namun melalui video teleconference dengan tempat pelaksanaan  di Komplek Perkantoran Pemerintahan Kabupaten Cirebon, Kamis (16/04/2020).

Menurut Bupati Cirebon, Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag., pelaksanaan musrenbang tetap dilaksanakan meskipun di tengah wabah Corona Virus Disease (Covid-19). "Meskipun tidak bertemu secara langsung, namun kegiatan musrenbang tetap bisa dilakukan lewat Vidio Teleconference yang intinya kita tidak boleh berhenti berpangku tangan tapi harus  bekerjasama bersinergi untuk membangun Kabupaten Cirebon," papar Imron.

Masih menurut Bupati Cirebon, dirinya meminta kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar mempertimbangkan dampak Covid-19 yang dirasakan oleh masyarakat dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Dengan hasil harus dapat dirasakan oleh semua warga Cirebon.

"Kegiatan yang nanti dilaksanakan harus bisa membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 dan recovery pascaberakhirnya wabah Corona ini," jelasnya.

Ditambahkan Imron, setiap SKPD  sudah diingatkan agar mampu membuat perencanaan dengan lebih fokus. Hal tersebut dilakukan agar dapat menyelesaikan permasalahan pembangunan yang ada di Kabupaten Cirebon. Rencana pembangunan yang akan dilaksanakan nanti harus berdasarkan kepada skala prioritas pembangunan yang telah disepakati.

"Jangan sampai ada rencana pembangunan yang tidak sesuai, karena hal ini akan menghambat pencapaian target-target pembangunan Kabupaten Cirebon ini," pungkas Bupati Cirebon Drs. Imron Rosyadi, M.Pd. (Cip/John)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama