// Spanyol menikmati malam yang nyaman saat Mikel Oyarzabal mencetak dua gol atas Serbia pada laga pemanasan Piala Dunia 2026. // Israel bersumpah tidak akan menghentikan serangan meskipun ada upaya untuk mengakhiri perang. // ASEAN tetap berlangsung pada Mei, tetapi dipersingkat menjadi program 'minimalis' karena konflik Timur Tengah // Teheran menolak proposal 15 poin AS untuk mengakhiri pertempuran karena dianggap tidak adil. // Pemerintah Malaysia rencana mengurangi jumlah pekerja asing untuk mendorong perekrutan tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan. // Tiga juta warga Iran dan sekitar satu juta warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka karena serangan AS-Israel.//

Berita Foto

Hossein: Pihak Iran akan terus melakukan perlawanan habis-habisan


Hossein Kanani Moghaddam, mantan komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran, mengatakan kepada NHK pada hari Jumat bahwa dirinya skeptis terhadap pernyataan Trump yang meminta waktu untuk menyelesaikan pengerahan pasukan AS di kawasan itu, guna merebut pulau-pulau di Teluk Persia. Dirinya menekankan pihak Iran akan terus melakukan perlawanan habis-habisan.

Lanjut...

Kini Ada Dua Pasien Positif Covid-19 Di Kobar, Keduanya Anggota Jamaah Tabligh

Juru bicara gugus tugas covid 19 Kotawaringin Barat (Kobar) Rody Iskandar SSos Msi 
KOBAR (wartamerdeka.info) - Juru bicara gugus tugas covid 19 Kotawaringin Barat (Kobar) Rody Iskandar SSos Msi mengungkapkan, ada seorang lagi anggota jamaah tabligh yang positif terinveksi virus Corona (Covid-19). Sehingga tercatat sudah dua warga Kobar yang positif Covid-19.

Rody yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian  mengatakan penambahan dari satu orang meningkat dua orang  ini mengacu dari hasil  tes Swab dari laboratorium di Surabaya.

"Pasien 01 dan 02 positif covid-19 itu memiliki riwayat perjalanan yang sama," ujarnya kepada wartamerdeka, kemarin.

Diungkapkannya, di Kotawaringin Barat untuk saat ini ada penurunan ODP (Orang Dalam Pemantauan) dari 147 orang menjadi 127 orang.

"ODP sebagiannya sudah berakhir masa karantina atau isolasi mandirinya, yakni selama empat belas hari dan tidak ada gejala klinis ke arah covid 19, maka pasein itu terhapus status ODP-nya," tambahnya.

Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) tetap sembilan orang.


Sementara itu, Bambang Suherman Wakil Ketua DPRD Jobar  menghimbsu warga  Kobar lebih mematuhi anjuran Bupati agar tidak keluar rumah sekaligus menjaga kesehatan dengan membersihkan diri serta mencuci tangan, agar terhindar dari virus.

Bambang menjelaskan, saat ini Kobar  statusnya sudah berubah dari siaga darurat menjadi tanggap darurat.

"Yang diperlukan sekarang adalah Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis,"  katanya.(taufik hidayat)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama