Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Majelis Singa Rasulullah Sumbangkan Ratusan Masker Kepada Warga RW06 Karang Satria


BEKASI (wartamerdeka.info) -  Majelis Singa Rasulullah menyumbangkan ratusan Masker, Sarung Tangan Karet dan juga melakukan penyemprotan Disinpectan secara gratis untuk warga sekitar yang rumahnya berdekatan dengan Majelis Singa Rasullulah.

"Yang jelas ini bukan Lockdown tapi hanya Isolasi mandiri saja, jadi orang luar tidak bisa masuk ke wilayah Majelis ini untuk pencegahan Covid-19, "jelas Kyai Singa saat ditemui wartawan.

Pimpinan Majelis Singa  Rasulullah Kyai Alif Prayogi atau yang dikenal dengan Kyai Singa ini bekerja sama dengan Ketua RW dan RT setempat menegaskan kepada seluruh masyarakat di sekitarnya dengan melalui himbauan yang dipasang pas di depan Jalan masuk menuju ke Majelis Singa Rasulullah itu agar mematuhi himbauan tersebut.

Dalam himbauan itu dijelaskan mohon maaf jalan menuju ke Majelis Singa Rasulullah ditutup untuk sementara dan mohon maaf untuk sementara Majelis Singa Rasulullah tidak menerima tamu dari manapun untuk menghindari Covid-19 sampai menunggu arahan dari Pemerintah.

Demikian isi himbauan yang dipasang melalui spanduk yang diketahui oleh Gunawan selaku Ketua RW06 dan Anwar Ketua RT05 Jalan Karang Satria Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara,  Kabupaten Bekasi Jawa Barat. (Pandi)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama