// Spanyol menikmati malam yang nyaman saat Mikel Oyarzabal mencetak dua gol atas Serbia pada laga pemanasan Piala Dunia 2026. // Israel bersumpah tidak akan menghentikan serangan meskipun ada upaya untuk mengakhiri perang. // ASEAN tetap berlangsung pada Mei, tetapi dipersingkat menjadi program 'minimalis' karena konflik Timur Tengah // Teheran menolak proposal 15 poin AS untuk mengakhiri pertempuran karena dianggap tidak adil. // Pemerintah Malaysia rencana mengurangi jumlah pekerja asing untuk mendorong perekrutan tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan. // Tiga juta warga Iran dan sekitar satu juta warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka karena serangan AS-Israel.//

Berita Foto

Hossein: Pihak Iran akan terus melakukan perlawanan habis-habisan


Hossein Kanani Moghaddam, mantan komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran, mengatakan kepada NHK pada hari Jumat bahwa dirinya skeptis terhadap pernyataan Trump yang meminta waktu untuk menyelesaikan pengerahan pasukan AS di kawasan itu, guna merebut pulau-pulau di Teluk Persia. Dirinya menekankan pihak Iran akan terus melakukan perlawanan habis-habisan.

Lanjut...

Peduli Sarana Belajar, Yonif 411 Kostrad Gelar Karya Bhakti Di Rumah Mengaji


MERAUKE (wartamerdeka.info) - Salah satu wujud kepeduliannya dengan sarana belajar di perbatasan RI-PNG, Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pdw Kostrad, melaksanakan karya bhakti pengecatan dinding di Pondok Mengaji Al-Kahfi, Kampung Sipias, Distrik Eligobel.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Kamis (16/4/2020).

Dansatgas mengungkapkan bahwa pada hari Kamis (16/4/2020) pagi, enam personel Pos Kotis  dipimpin Kopda Yasin Asari bersama warga  Kampung Sipias, melaksanakan kegiatan karya bhakti pengecatan dinding Pondok Mengaji yang ada di wilayah binaan pos. “Kegiatan pengecatan dilaksanakan supaya salah satu tempat belajar mengaji itu menjadi semakin indah dan akan menambah semangat anak-anak yang belajar di tempat tersebut,” ucapnya.

Menurut Mayor Inf Rizky Aditya, karya bhakti yang dilaksanakan bersama-sama dengan warga juga, salah satu wujud nyata kepedulian TNI terhadap sarana belajar yang ada di perbatasan, dengan harapan Pondok Mengaji yang akan menjadi tempat menuntut ilmu bagi anak-anak menjadi lebih indah dan mampu melahirkan generasi muda Islam yang cerdas.

“Melalui kegiatan karya bhakti ini juga sekaligus membangun semangat gotong royong, kebersamaan dalam menjaga dan mempererat tali silaturahmi guna memperkokoh kemanunggalan TNI-Rakyat yang sudah terbina dengan baik selama ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Bapak Hudi (49 th) salah satu pengajar di rumah mengaji yang turut ikut dalam karya bhakti, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad, telah peduli dengan sarana belajar khususnya ilmu agama bagi anak-anak di perbatasan RI-PNG.

“Pondok Mengaji Al-Kahfi ini dibangun secara gotong royong oleh masyarakat Kampung Sipias, dengan tujuan menjadi tempat belajar bagi anak-anak dalam mengaji, kami senang sekali rasanya diberi bantuan cat kayu yang akan semakin membuatnya menjadi lebih indah,” katanya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama