Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Wabah Corona Juga Meledak Di Turki, 47.029 Positif, 1.006 Meninggal



ANKARA (wartamerdeka.info) - Lebih dari 1.000 orang telah meninggal dunia akibat virus Corona di Turki. Menteri Kesehatan Turki mencatat ada sebanyak 4.747 kasus baru di negara tersebut.

Dilansir dari AFP, Jumat (10/4/2020), Menkes Turki Fahrettin Koca membagikan update terbaru data virus Corona di negaranya. Data itu menunjukkan 98 orang meninggal dunia akibat virus Corona dalam 24 jam terakhir.

Dengan penambahan itu, total kematian di Turki akibat virus ini menjadi 1.006 orang. Sementara, jumlah yang positif virus Corona mencapai 47.029 orang.

Pemerintah Turki telah mulai membagikan masker gratis untuk mencegah penyebaran virus Corona. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga telah mengumumkan kewajiban pemakaian masker bagi warganya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama