TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Di Tengah Wabah Covid-19 Harga Kebutuhan Pokok Di Kota Bekasi Stabil


BEKASI (wartamerdeka.info) - Di tengah penyebaran wabah virus corona atau Covid19 di Kota Bekasi, harga pada sejumlah bahan pokok di Kota Bekasi terpantau stabil.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian mencatat, harga komoditas seperti gula, beras, terigu, garam, telur, kacang, minyak, sayuran, susu, mie instan, cabai masih stabil berdasarkan catatan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota
Bekasi, Kariman mengatakan, ada beberapa kenaikan harga pada komoditas tertentu seperti Teri Medan, dan Bawang Merah.

"Beberapa ada yang naik, seperti Teri Medan tadinya per kilogram Rp.100.000 saat ini menjadi Rp. 110.000 per kilogramnya. Lalu Bawang merah tadinya per kilogram Rp. 45.000 saat ini menjadi Rp. 50.000," jelas Kariman.

Menurutnya, kenaikan harga disebabkan faktor, banyak masyarakat merasa khawatir terhadap penyebaran virus corona (Covid-19), sehingga banyak masyarakat membeli beberapa komoditas bahan pokok untuk stok selama proses pembatasan sosial dan selama Ramadhan.

Ia juga memperkirakan ada kendala pada produksi dan distribusi bawang merah dan teri medan. Hal ini menyebabkan pasokan di pasar tidak seimbang dengan permintaannya.

Adapun beberapa Komoditas yang menunjukan harganya menurun seperti daging ayam negeri.

"Untuk daging Ayam negeri harganya turun, dari Rp. 35.000 menjadi Rp. 32.000 turun Rp. 3.000," kata Kariman.

Kariman menegaskan, untuk pasokan kebutuhan pokok berdasarkan hasil pemantauan di pasar-pasar masih tersedia hingga akhir bulan Mei 2020.

"Berdasarkan pantauan, kita lakukan pengecekan ke pasar-pasar, untuk pasokan kebutuhan pokok relatif aman dan tersedia hingga Mei 2020," tutup Kariman. (EZ/HUMAS)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama