TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Dua Sahabat Duel Maut Gara-gara Hutang

Inilah Tempat Kejadian Perkara (TKP) duel maut dua sahabat di Tasikmalaya
TASIKMALAYA (wartamerdeka.info) -
Evan Sukmana  (25 th), warga kp. Sindanggalih, Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya telah meninggal dunia dengan cara tragis, Jumat dini hari (8/5/2020)

Evan meregang nyawa setelah duel dengan sahabatnya yang berinisial IL di kampung Karanglayung kecamatan Mangkubumi kota Tasikmalaya.

Rezki Seorang saksi yang juga sebagai teman  korban saat itu ikut mengantar korban, bertemu pelaku untuk menyelesaikan hutang piutang. Namun saat di lokasi kejadian, sesaat setelah memarkir motor, Rezki telah melihat korban sudah bersimbah darah yang bersumber dari kaki sebelah kirinya,

Menurut Rezki, usai berkelahi, pelaku berinisial IL yang juga teman dekat korban langsung melarikan diri. Sementara, dirinya membawa korban ke IGD RSUD Dokter Soekardjo Tasikmalaya. Tapi akhirnya korban tewas saat menjalani perawatan medis.

Sementara itu, isak tangis keluarga korban pecah saat melihat jasad korban yang terbujur kaku di ruangan Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Dokter Soekardjo Tasikmalaya.

Ibu korban, Eli tak kuat menahan tangis saat melihat anak pertamanya itu sudah tak bernyawa. Ibu korban meminta petugas kepolisian mengusut tuntas kasus yang menimpa anaknya, dan meminta pelaku dihukum seberat-beratnya.

"Saya yakin anak saya baik. Saya juga kenal dengan pelaku. Saya meminta polisi menghukum pelaku dengan seberat-beratnya," singkat Eli.(H. Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama