Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Langgar PSBB, Yogya Departemen Store Ditutup Pemkab Ciamis


CIAMIS (wartamerdeka.info) - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Ciamis dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Ciamis dengan cukup tegas. Bahkan sebuah pusat perbelanjaan kena sanksi penutupan gara-gara melanggar aturan PSBB.

Melalui surat resmi yang dikeluarkan oleh Bupati Herdiat bahwa pusat perbelanjaan Yogya Departemen Store per tanggal 17 Mei sampai 19 Mei ditutup untuk sementara. Dan pelayanan sementara hanya bisa lewat delivery order dulu.

Penutupan ini didasari hasil penyelidikan Pemkab Ciamis. Dan dalam surat resminya yang dikeluarkan Bupati Herdiat Sunarya, tertera keterangan bahwa  Yogya Dept Store telah melakukan pelanggaran PSBB dengan tidak menerapkan protokol kesehatan. Terutama tidak menerapkan jaga jarak (physical distancing) kepada para pengunjung, sehingga menimbulkan kerumunan.

Herdiat juga membahas tentang  pengusulan PSBB lanjutan yang telah didasari dari hasil evaluasi penerapan PSBB se-Jabar. Dari hasil evaluasi tersebut, Kabupaten Ciamis termasuk dalam daerah dengan kategori cukup berat (level 3).

Lalu dalam PSBB lanjutan nanti, Pemkab Ciamis akan fokus pada wilayah yang terdapat kasus terkonfirmasi positif, seperti Kecamatan Pamarican dan Banjarsari.

Selain itu, PSBB parsial juga akan dilakukan di wilayah yang padat penduduk.(H. Adam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama