Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Peduli Wabah Covid-19, Jamaah Masjid di Sidoarjo Gantung Sayur

Ibu ibu jamaah, An Nisa', masjid Baitul Mahmud, Griya Bhayangkara Masangan Kulon, Sukodono, Sidoarjo bakti sosial dengan menggantung sayur di halaman masjid

SIDOARJO (wartamerdeka.info) - Perkumpulan ibu ibu jamaah, An Nisa', masjid Baitul Mahmud, Griya Bhayangkara Masangan Kulon, Sukodono, Sidoarjo, Jawa timur menyelenggarakan bakti sosial (Baksos). Uniknya kegiatan membantu memberikan sayuran gratis kepada masyarakat ini, dikemas dengan plastik dan  digantung di halaman Masjid.

Sebelumnya, pada awal Ramadhan Takmir Masjid yang sama,  juga telah membagikan paket sembako dan uang belanja untuk membantu warga yang terdampak wabah Covid-19.

"Setiap hari sebanyak 50 bungkus sayuran kami sediakan dan itu di halaman masjid siapa pun yang sedang lewat di depan masjid Baitul Mahmud dan membutuhkan dipesilahkan ambil, gratis! karena sayuran sayuran itu, kami taruh di halaman masjid, dengan digantung", Ujar Laila, salah seorang pengurus di lembaga An Nisa, di bawah ke-Takmiran- masjid Baitul Mahmud.

"Berbagai jenis sayur, rempah rempah, tahu-tempe, telur, ayam, minyak dan beras dibungkusi dalam satu paket," jelas Nur Hasanah, personil pengurus lainnya.

Menurut dia, kegiatan membantu warga agar tetap mengkonsumsi sayur secara gratis ini, sudah berjalan sejak kemarin, Sabtu (16/5/2020).

"Alhamdulillah, sehabis sholat subuh kami, gantung, selama 2 atau 3 jam sudah habis," imbuh Nur Hasanah. (Don/Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama