Cinque Terre

Menlu Iran, Araghchi, Tiba di St. Petersburg Senin pagi untuk Pembicaraan dengan Putin

Lihat beritanya.....

>

// Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. //

Dua Bocah Tewas Tenggelam Di Bekas Galian Tambang Pasir Yang Dibiarkan Jadi Kubangan Besar


PURWAKARTA  (wartamerdeka.info)  -  Dibiarkan begitu saja menjadi kubangan besar setelah ditambang, areal bekas lokasi galian pasir di Kampung Munjul Kelurahan Munjul Jaya, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta menelan korban jiwa. Dua anak meninggal dunia tenggelam di areal kubangan tersebut

Kejadian berawal ketika Kedua bocah warga setempat yang berinisial NL (7 Tahun) dan RM (7 Tahun) bermain dan berenang di area bekas galian tersebut kemungkinan kedua anak ini tidak menyadari bahwa kubangan bekas galian pasir ini semakin ketengah semakin dalam airnya.

Hal ini dikatakan Kepala Seksi Rescue Damkar Kab.Purwakarta, Maman kepada sejumlah Awak Media, Rabu (24/06/2020).

"Peristiwa tenggelamnya dua anak ini terjadi Rabu pagi sekitar pukul 10.00 WIB setelah mendapat laporan sekitar jam 11.00 WIB tim Rescue Damkar langsung menuju tempat lokasi kejadian, " kata Maman.

Maman juga menjelaskan, setelah tiba di lokasi, tim Rescue langsung melakukan pencarian menyisir areal kubangan dengan menerjunkan tim penyelam.

"Setelah melakukan pencarian hampir 1 jam lebih tepatnya pukul 12.25 akhirnya korban pertama NL ditemukan kemudian tak lama berselang untuk korban kedua RM pada pukul 15.40 dapat juga kami temukan,"  jelas Maman.

Namun kronologis awal kejadian yang sebenarnya Maman belum bisa menjelaskan secara detail karena itu nanti ranahnya pihak kepolisian

"Memang dalam hal ini kami kesulitan untuk menyimpulkan kejadian yang sebenarnya. Pasalnya, pada saat kejadian tidak ada saksi mata yang melihat tenggelamnya kedua anak ini. Hanya saja kami menemukan tumpukan baju di pinggir kubangan besar yang sebelumnya dipakai milik kedua anak tersebut," tutur Maman.

Sementara pihak Kepolisian Polsek Kota Polres Purwakarta membenarkan adanya kejadian ini untuk proses selanjutnya Polisi langsung  melakukan penyelidikan atas kejadian tenggalamnya kedua anak umur 7 tahun ini.(A. Budiman)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama