Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Breaking News

Berita Foto

Cinque Terre

Hawa Moalim, 33 tahun, duduk bersama anak-anaknya di kamp pengungsi Wayamo di Baidoa, negara bagian Somalia Barat Daya, setelah melarikan diri dari wilayah Bakool ketika kekeringan menghancurkan mata pencahariannya. Ia memulai perjalanan dengan enam anak dan beberapa kambing yang selamat, tetapi hewan-hewan itu mati di sepanjang jalan, sehingga keluarga tersebut tidak memiliki apa pun ketika mereka tiba dua minggu lalu. [Abdulkadir Mohamed/NRC] (sumber: Al Jazeera)

GTPPC Dan Perumda Pasar Lamongan Luncurkan Aplikasi POL - Belanja Kebutuhan Pokok Secara Online


LAMONGAN (wartamerdeka info) - Covid-19 memaksa dunia untuk melakukan berbagai inovasi menyelamatkan berbagai aspek, baik kesehatan maupun perekonomian. Karena pandemi Covid-19 ini belum bisa dipastikan kapan akan mereda.

Salah satu yang harus beradaptasi dengan tatanan kehidupan baru ini adalah pasar.
Karena di pasar, terlebih pasar tradisional, masih menjadi jujugan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC) Lamongan bersama Perumda Pasar baru-baru ini telah meluncurkan aplikasi berbasis android, POL (Pasar Online Lamongan).

Juru bicara GTPPC Lamongan Taufik Hidayat mengungkapkan, dengan POL ini masyarakat tidak perlu lagi pergi ke pasar secara langsung dan mengantri.

"Sehingga untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok, bisa tanpa bertemu langsung dengan penjual. Pembayarannya juga bisa dengan uang virtual melalui LA Pay" ujarnya.

Dijelaskan olehnya, setelah memasang aplikasi POL, masyarakat dapat melakukan pemesanan mulai jam 07.00-20.00 WIB.
Dia memastikan harga yang tertera di aplikasi sama dengan harga yang ada di pasar, dan terus diperbarui.

Saat ini, aplikasi baru berlaku untuk area Kota Lamongan. Sementara pemenuhan barangnya diambilkan dari pedagang di Pasar Rakyat Sidomulyo.

Untuk setiap transaksi, pemesan hanya perlu menambah  jasa pengiriman sebesar Rp 5.000.

Sementara Direktur Perumda Pasar Hartono menambahkan, Pasar Rakyat Sidomulyo selama ini juga tetap menerapkan protokol kesehatan bagi pengelola pasar, pedagang pasar, maupun pengunjung pasar.

Mulai dari penggunaan masker, cuci tangan pakai sabun di bawah air yang mengalir, pemerikasaan suhu badan dan physical distancing.

"Kami juga selalu melakukan penyemprotan disinfektan setelah operasional pasar tutup,” pungkas Hartono. (Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama