Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pemkab Purwakarta Terima Bantuan Mesin Tes PCR Dari Gugus Tugas Covid-19 Pusat


PURWAKARTA  (wartamerdeka.info)  - Bupati Purwakarta Hj Anne Ratna Mustika yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab Purwakarta menerima secara langsung bantuan 1 set mesin untuk tes PCR (Polymerase Chain Reaction) dan 1 unit ekstraktor otomatis serta1 Unit Reagens dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 pusat.

Bantuan 1 Set PCR tersebut dilakukan oleh Prof Nasser yang mewakili Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid - 19 Pusat kepada Bupati Purwakarta Hj Anne Ratna Mustika, di Gedung Bale Nagri Pemkab, Selasa (23/06/2020).

Dalam sambutan penerimaannya Bupati Purwakarta Hj Anne Ratna Mustika mengatakan, pihaknya menerima bantuan 1 set alat PCR ini dari gugus tugas pusat.

"Sebenarnya sudah sejak lama kami menunggu bantuan alat ini," kata Anne.

Bupati Anne menjelaskan, nantinya alat ini akan disimpan di RSUD Bayu Asih sebagai penunjang penanganan Covid -19 di Purwakarta dan akan ditempatkan di laboratorium khusus RSUD Bayu Asih yang sudah memenuhi kriteria dan persyaratan sesuai dengan ketentuan dari kementerian kesehatan.

Anne juga menuturkan, dengan adanya bantuan alat ini, ia berharap ke depan bisa mempercepat penanganan Covid-19 di Purwakarta.

"Dengan mempunyai alat ini kita bisa melakukan tes swab mandiri karena selama ini kita melakukan tes swab ke labkes Provinsi Jawa Barat," tutur Anne.

Sementara Direktur RSUD Bayu Asih, Dr  Agung Darwis menjelaskan, dengan adanya alat ini Tim Medis  bisa lebih cepat dalam melakukan pemeriksaan karena menurut standar kesehatan 1 persen dari jumlah wilayah harus melaksanakan pemeriksaan PCR.

Lebih jauh Dr.Agung memaparkan, nantinya untuk penanganan pasien akan lebih maksimal dan bisa memungkinkan 1 sampai 2 jam hasilnya akan keluar

"Labnya kita sudah siap, juga tersedia tekanan negatif, hepa filter, kamar mandi, dengan standar yang ditentukan Kemenkes.Mesin PCR ini mampu melakukan tes kepada ratusan orang setiap harinya bisa 400 sampai 500 orang per hari," pungkas Dr Agung Darwis.(A. Budiman)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama