Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Wakil Wali Kota Tri Adhianto Bersama Kapolres Sidak Stasiun Dan Terminal Bekasi


BEKASI (wartamerdeka.info) - Wakil Wali Kota Tri Adhianto bersama Kapolres Kombespol Wijonarko lakukan sidak di Stasiun Bekasi dan Terminal Bekasi, dalam rangka antisipasi lonjakan penumpang  transportasi umum pasca PSBB, Senin (15/06/2020).

Pasca PSBB sarana umum moda transportasi diprediksi akan mengalami lonjakan penumpang, memasuki transisi era new normal Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Kapolres Kombespol Wijonarko sidak sarana umum moda transportasi, sekaligus memberikan edukasi kepada calon penumpang commuter line untuk dapat tetap tertib dalam menggunakan jasa transportasi umum, dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Protokol kesehatan di era new normal adalah suatu Adaptasi Kehidupan Baru (AKB), kehidupan yang tetap produktif, tetap bersosial, tetap berkarya namun tetap menjaga kesehatan, selalu sedia masker, sedia hand sanitizier, tidak berkerumun, tidak bersalaman namun tetap bisa berkomunikasi dengan baik.

Endarno selaku Kepala Stasiun Kota Bekasi dalam hal ini sangat memperhatikan himbauan pemerintah untuk dapat menertibkan calon penumpang commuter line, hal-hal yang telah dilakukan antara lain:

1. Memperketat pengawasan, jika diketemukan calon penumpang yang tidak menggunakan masker maka akan ditegur bahkan diperintahkan untuk putar balik.

2. Memperketat pengamanan, jika terjadi penumpukan pada antrian, maka petugas commuter line yang dibantu oleh anggota TNI dan Polri melakukan penertiban kepada para calon penumpang commuter line.

3. Memberikan tanda chek point untuk antrian ticketing, dan tanda untuk antrian masuk commuter line, dan bangku yang di disain berjarak antar penumpang.

4. Menyediakan wastafel cuci tangan dipintu masuk.

5. Dan petugas yang melakukan woro-woro terkait pentingnya patuhi protokol kesehatan, dan pentingnya jaga kesehatan.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto terus menghimbau kepada masyarakat dimanapun berada agar tetap perduli akan kesehatan, tetap patuhi protokol kesehatan yang berlaku, karena mau bagaimanapun mencegah lebih baik daripada mengobati.

(Tyo/hms)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama