TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Presiden Jokowi Akan Tinjau Kawasan Terdampak Banjir Bandang Di Luwu Utara.


LUWU UTARA (wartamerdeka.info) - Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo Rabu 22 / 07 /2020 dijadwal akan berkunjung ke Kabupaten Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka  meninjau kawasan terdampak banjir bandang.

Kunjungan Ir Joko Widodo ke Masamba dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja ke Manado Sulawesi utara dan kemudian singgah di bandara internasional Sultan Hasanuddin Makassar, untuk selanjutnya melakukan perjalan ke Masamba melalui udara untuk meninjau langsung lokasi Bencana Banjir Bandang

Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo terbang menggunakan pesawat kepresiden BBJ-2/A-001, untuk berkunjungan ke Masamba Luwu utara menggunakan 3 Helikopter jenis Super Puma VVIP yang disiapkan di bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, untuk mengantar rombongan Presiden RI, ke lokasi berdampak banjir bandang di Masamba, Luwu utara, Sulawesi selatan.

Untuk perkembangan status data korban sementara dari BPBD jumlah total 1.596 orang, selamat 1.542 orang, meninggal dunia 36 orang dan masih dalam pencarian bertambah menjadi 18 orang.

Mengenai jumlah korban meninggal dunia, sementara ini tetap 36 orang, hanya saja terjadi perubahan dan sinkronisasi data dari laporan BPBD Luwu Utara

Dari jumlah korban jiwa sebanyak 36 orang tersebut, 21 jenazah perempuan dan 15 laki-laki. Namun demikian, enam jenazah masih belum terindentifikasi karena masih menunggu hasil dari Tim DVI Polda Sul – sel.(katono/Yusuf)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama