TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Satgas Yonif 125 Bagikan Pakaian Layak Pakai Kepada Warga Perbatasan


MERAUKE (wartamerdeka.info) Wujud perhatian dan kepedulian kepada warga perbatasan, Satgas Pamtas Batalyon Infanteri 125/Simbisa (Yonif 125/SMB) membagikan pakaian layak pakai bagi masyarakat Kampung Yanggandur, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 125/SMB, Letkol Inf Anjuanda Pardosi, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Selasa (4/8/2020).

Diungkapkan Dansatgas, pembagian pakaian layak pakai tersebut dilakukan oleh lima orang personel Satgas Yonif 125/SMB dari Pos Yanggandur yang dipimpin Serda Jeremy Sinaga. “Kegiatan ini kita lalukan sebagai wujud kepedulian kepada sesama yang membutuhkan terlebih di masa pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, pembagian pakaian layak pakai dilakukan dengan cara mendatangi langsung ke rumah warga (door to door). “Dengan mendatangi warga, kita akan mengenal lebih dekat satu dengan yang lain sehingga tali silaturahmi semakin erat dan kompak,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Rukun Kampung/Rukun Tetangga (RK/RT) 1 Kampung Yanggandur, Sony Mayua (29 th) mengucapkan terima kasih kepada Satgas atas bantuan yang diberikan. “Bantuan ini sungguh berarti dan dapat meringankan beban kami. Terima kasih Pak atas kepeduliannya,” ucapnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama