Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Elemen Masyarakat Di Jakarta Barat Gelar Deklarasi Damai Anti Anarkisme


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Menyikapi perkembangan situasi keamanan saat ini yang terjadi dari aksi demonstrasi menolak uu cipta kerja hingga tindakan anarkis di sejumlah tempat yang menimbulkan baik jatuhnya korban jiwa maupun pengrusakan fasilitas umum

Sejumlah elemen masyarakat dari tokoh agama, tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat se Jakarta Barat mengadakan kegiatan deklarasi damai di gedung siti maryam kebon jeruk Jakarta Barat, Senin (19/10 /2020).

Ketua FKUB Jakarta Barat KH Moh Badri Usman mengatakan bahwa kegiatan ini terlaksana atas inisiatif kita masing-masing menyikapi adanya tindakan tindakan Anarkisme saat melaksanakan kegiatan unjuk rasa hingga menimbulkan terjadinya pengrusakan fasilitas umum di sejumlah tempat.

Kita semua mengetahui bahwa aksi demonstrasi menolak uu cipta kerja akhir akhir ini berakhir ricuh adanya aksi pengrusakan hingga timbulnya korban jiwa

"Menyikapi hal tersebut kami bersama berbagai elemen masyarakat baik, tokoh agama, masyarakat maupun ormas menginisiasi untuk melaksanakan Deklarasi damai" ujar KH Moh Badri Usman saat dikonfirmasi di lokasi.


Sejumlah elemen masyarakat mengucapkan deklarasi damai yang berisi:

" Deklarasi Tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat se Jakarta Barat pada hari senin, 19 Oktober 2020, Menyikapi perkembangan situasi keamanan dan didasari Kesadaran serta tanpa adanya Intervensi dari pihak manapun dengan menyebut Nama Tuhan Yang Maha esa, Kami Menyatakan " :

    1. Setia Kepada Pancasila dan Bhineka Tunggal ika 

    2. Menolak Aksi Anarkisme dan segala bentuk aksi kekerasan lainnya 

    3. Mendukung Negara dalam menegakkan hukum untuk tercipta nya Kamtibmas Yang Kondusif 

    4.Menghimbau Untuk tidak memanfaatkan anak anak, Remaja, pelajar dan kaum rentan lainnya dalam kegiatan unjuk rasa 

    5. Mengutamakan Musyawarah dalam penyelesaian masalah serta menggunakan jalur hukum yang berlaku 

    6. Mendukung dan aktif berpartisipasi dalam penegakan disiplin sosial dan protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19 

Demikian deklarasi ini kami bacakan untuk menjaga situasi yang aman, damai dan sejuk di wilayah kota administrasi Jakarta Baratm

Dari hasil pantauan dilapangan deklarasi damai yang digelar digedung siti maryam tersebut dihadiri kurang lebih 120 orang dari berbagai elemen masyarakat baik tokoh agama, tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat di antaranya Pemuda Pancasila (PP), Forkabi, BPPKB, FBR, Tokoh Pemuda Bang Jafar, Senkom, Citra Bhayangkara 

(Humas Polres Metro Jakarta Barat)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama