TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Hikmah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Oleh: Kapenrem 081/DSJ Kapten Arm Nurwahyu Sujatmiko A.Md

TEPAT hari ini, Umat Muslim di seluruh dunia sedang merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang diperingati setiap tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Hijriyah.

Peringatan tersebut semata-mata untuk mengenang warisan atau peranan Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya.

Selain mewarisi apa yang telah Nabi tinggalkan kepada kita yaitu Kitabullah Al-Qur'an dan Hadist Nabi yang merupakan sumber ajaran Islam di samping Al-Qur'an.

Serta yang tidak kalah pentingnya bahwa, Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah SWT adalah semata-mata untuk menyempurnakan akhlak umat manusia.

Karena, semasa itu akhlak umat manusia terkenal dengan masa jahiliyah (rusak), yang sangat jauh dari sifat ahklakul karimah atau akhlak yang mulia.

Oleh karena itulah, Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW, dengan membawa risalah kebenaran bagi umat manusia dan sekaligus mengingatkan kita untuk senantiasa mengakui keagungan-NYA.

Melalui momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini, saya mengajak untuk dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari Rasulullah Muhammad SAW, dengan akhlak mulia dan kepribadiannya yang sangat sempurna, yang telah memberikan suri tauladan kepada kita tentang semangat jiwa yang ikhlas dan pantang menyerah dalam upaya menegakkan amar ma’ruf nahi munkar, yaitu semangat untuk mengajak kebaikan dan mencegah segala kemungkaran.

Khusus di era akhir jaman yang syarat penuh akan fitnah,  agar dapat membawa diri supaya tidak terjebak atau hanyut ke dalam kehancuran moral. 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW mari kita jadikan momentum untuk meluruskan dan membersihkan niat, serta selalu tetap tegak berdiri di atas kebenaran illahi yaitu Dinul Islam.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama