Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Setelah Koordinasi Dengan Bawaslu Dan KPU, Prof Nelson Tunda Acara Kupas Tuntas Visi- Misi Kandidat Bupati Gorontalo


GORONTALO (wartamerdeka.info) - Kupas tuntas visi dan misi kandidat Bupati Gorontalo tahun 2020, Prof. Nelson Pomalingo, oleh pakar otonomi yang  direncanakan disiarkan secara virtual, Sabtu ( 31/10/2020) ditunda. 

Seperti diketahui, acara kupas tuntas visi dan misi kandidat Bupati Gorontalo ini diselenggarakan oleh i-Otda (Institut Otonomi Daerah). Tim pembedah visi misi calon bupati ini diantaranya, Prof. Dr. Djohermansyah, mantan dirjen orda kementerian dalam negeri, Prof. Dr. Siti Zuhro, peneliti senior pusat penelitian politik - LIPI serta Prof Setya Arinanto, Guru Besar Hukum Universitas Indonesia. 

Alasan penundaan kegiatan ini karena, Tim Nelson - Hendra setelah melakukan Koordinasi dengan bawaslu dan KPU Kabupaten Gorontalo diberikan arahan agar kegiatan ini ditunda. 

"Tim NDH sudah melakukan koordinasi dengan Bawaslu dan KPU Kabupaten Gorontalo, bahwa kegiatan ini berpotensi melanggar UU.  Bawaslu dan KPU mengarahkan sebaiknya acara ini ditunda karena sesuai UU bahwa acara ini diduga potensi ada pelanggaran," kata Nelson. 

Sebagai warga negara yang taat aturan dan memahami hal itu, maka kandindat Bupati Nelson pun memutuskan untuk menunda alias tidak melaksanakan kegiatan itu.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada pihak penyelenggara pilkada dalam hal ini bawaslu dan KPU Kab. Gorontalo yang telah memberikan arahan. 

Nelson pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gorontalo karena tidak jadi bisa menyaksikan live virtual, kupas tuntas Visi -Misi.

"Kami taat aturan dan memahaminya dan ini demi kebaikan kita bersama sehingga tidak terjadi hal -hal yang tidak diinginkan. Intinya, kami taat aturan," tutup Nelson. (Ar)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...