// Menteri luar negeri dari Pakistan, Turki, Mesir, dan Arab Saudi bertemu di Islamabad, dengan tujuan meredakan perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. // Serangan AS-Israel menghantam infrastruktur penting, kelompok garis keras menuntut penarikan diri dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir. // Sakamoto Kaori dari Jepang meraih gelar juara seluncur es kejuaraan dunia di Praha, Republik Ceko, pada hari Jumat. //

Trulli
Menteri Luar Negeri Pakistan Muhammad Ishaq Dar (kiri) menyambut mitranya dari Turki, Hakan Fidan, sebelum pertemuan konsultasi dua hari dengan para menteri luar negeri Turki, Arab Saudi, Mesir dan Pakistan di Islamabad pada Minggu (29/3/2026) (Kementerian Luar Negeri Turki/Handout via Anadolu)

Destinasi Wisata

Trulli
Pucok Krueng terletak di Kabupaten Aceh Besar. Tempat ini merupakan sungai yang ada gua dan tebingnya. Jarak tempuh dari Banda Aceh sekitar 40 menit ke arah jalan Banda Aceh- Meulaboh, kemudian memasuki area jalanan berbatu yang dikelilingi hutan dan perkebunan warga. Keindahan alamnya membuat para wisatawan selalu mengabadikan setiap momentnya. Saran, bila berkunjung sebaiknya di pagi hari, karena tebingnya menutup sinar matahari saat sore hari.

Perusahaan aluminium terbesar UEA melaporkan 'kerusakan signifikan' akibat serangan Iran


Produsen aluminium terbesar di Uni Emirat Arab mengatakan bahwa lokasi pabriknya di Abu Dhabi mengalami "kerusakan signifikan" selama serangan rudal dan drone Iran.

Lanjut...

Istri Guru Mas'ud Meninggal Dunia, Rahmad Antarkan Sampai Ke Liang Lahat

Rahmad Mas'ud saat menghadiri pemakaman Hj Kustaniah


BALIKPAPAN (wartamerdeka.info)
- Suasana duka menyelimuti keluarga besar KH Syekh Mas'ud Husain Al-Hasani yang akrab disapa Guru Mas'ud atas meninggalnya istri beliau Hj Kustaniah pada (3/10) lewat perantara sakit. 

Pelayat pun berduyun-duyun datang memenuhi rumah duka yang datang dari Kota Balikpapan maupun dari luar kota untuk memberikan doa dan penghormatan terakhir kepada almarhumah. 

Pemakaman yang dilaksanakan di dekat rumah, sempat tertunda untuk menunggu kehadiran calon Walikota Balikpapan H Rahmad Mas'ud, SE, ME. 

"kita masih menunggu anak angkat kami yang sebentar lagi sampai, " kata Guru Mas'ud yang juga ulama kharismatik Kalimantan ini saat memberikan pemberitahuan kepada pelayat. 

Tak lama,  H Rahmad Mas'ud yang merupakan anak angkat beliau pun sampai di lokasi dan uoacara pemakaman pun segera dilaksanakan. 

"Assalamualaikum abah, mohon maaf terlambat, semoga ibu khusnul khatimah, " kata Rahmad sambil membungkuk mencium tangan Guru Mas'ud dengan penuh takzim. 


Setelah dilaksanakan sholat jenazah maka acara pemakaman pun segera dilaksankan.  Rahmad yang duduk di samping jenazah pun dengan cepat mengangkat jenazah Hj Kustaniah dengan dibantu oleh Thohari Aziz dan kerabat Guru Mas'ud menuju makam yang sudah disiapkan oleh keluarga almarhumah. 

Rahmad dan lainnya mengangkat jenazah sampai di atas liang lahat untuk selanjutnya dilaksanakan pemakaman dengan penuh hikmat. Isak tangis dan wajah duka pun mengiringi suasana pemakaman. 

"Mewakili pihak keluarga,  kami memintakan maaf kalau ada kesalahan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja dari almarhumah, " ujar Rahmad saat menyampaikan sambutannya di depan semua pelayat. 

Rahmad pun juga mengajak para pelayat untuk mendoakan almarhumah sehingga seluruh amal ibadahnya bisa diterima disisi Allah SWT dan dimasukkan ke dalam surganya. 

Pelayat pun terus berdatangan ke rumah duka tanpa henti, meskipun pemakaman sudah dilaksanakan, untuk menyampaikan doa dan duka cita kepada almarhumah yang selama hidupnya dikenal dermawan dan banyak membantu orang yang susah. (Ton)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama