Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting


 

Pencarian Korban Longsor Tambang Emas Ilegal Di Sungai Seribu Dihentikan

Korban Diketahui Berjumlah 10 Orang Asal Tasikmalaya


KOBAR (wartamerdeka.info) - Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah, beserta tim Basarnas mengadakan jumpa pers untuk menyampaikan penghentian pencarian korban longsor tambang emas ilegal di Sungai Seribu, Kelurahan Pangkut,  Kecamatan Arut Utara,  Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar),  Kalimantan Tengah.

Pasalnya tim gabungan menyerah untuk mengevakuasi tujuh korban longsor tambang emas ilegal di Sungai Seribu tersebut. Hingga hari keenam pascakejadian longsor, ketujuh penambang emas liar asal Tasikmalya, Jabar itu belum kunjung ditemukan.

Pencarian ketujuh korban yang tertimbun dalam lubang tambang dengan kedalaman sekitar 65 meter dari permukaan tanah itu diputuskan dihentikan pencariannya, pada hari Rabu (25/11/2020)  oleh Bupati Kobar dan Tim Gabungan di Aula pemerintah Kab. Kobar. 

Seperti diketahui, longsor tambang emas itu terjadi pada Kamis, 19 November 2020 sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, ada 10 penambang emas ilegal yang tertimbun namun baru tiga orang yang berhasil dievakuasi dengan kondisi sudah meninggal dunia.

Pemerintah Kecamatan Arut Utara bersama tim SAR gabungan terus melakukan pemantauan. Namun untuk proses evakuasi dengan masuk kembali ke dalam lubang galian sudah tidak dilakukan.

Berikut nama nama korban yang berhasil dievakuasi: 

1.  Yuda (24) warga Kecamatan Salopa  Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat

2.  Rana Solihat (21) warga Kecamatan Salopa  Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat

3.  Nurhidayat (26) warga Kecamatan Salopa  Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat

Ketiga korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat 20 November 2020 dan sudah dimakamkan di Pangkalan Bun.

Daftar 7 Penambang emas yang belum ditemukan: 

1.  Tatan (30) warga Kecamatan Salopa  Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat

2.  Muharom (22) warga Kecamatan Salopa  Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat

3.  Reza (20) warga Kecamatan Salopa  Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat

4.  Susan  (25) warga Kecamatan Salopa  Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat

5.  Bayu (25) warga Kecamatan Salopa  Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat

6.  Dian (26) warga Kecamatan Salopa  Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat

7.  Mukadir (47) warga Kecamatan Salopa  Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. 

(and)

Posting Komentar untuk "Pencarian Korban Longsor Tambang Emas Ilegal Di Sungai Seribu Dihentikan"