Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Hasil Hitungan Cepat Pilkada Balikapan, Rahmad - Thohari Unggul Telak


BALIKPAPAN (wartamerdeka.info) - Pasangan calon Wali Kota - Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad - Thohari, dari hasil hitungan cepat (quick count) yang ditayangkan Metro TV menang telak. Yakni mencapai 61,49 persen. 

"Atas nama Rahmad - Thohari saya mengucapkan terimakasih atas kerja keras para relawan dan tim sukses selama ini. Hampir  tiga bulan bekerja, sekarang hasilnya sudah kira peroleh meski belum secara resmi diumumkan oleh KPU,"tutur Rahmad Mas'ud di ruang posko kemenangan jalan MT Haryono, Rabu (9/12/2020).

Rahmad Mas'ud juga menyampaikan permohonan maaf, jika pihaknta ada salah baik disengaja maupun tidak disengaja.

Ia menyatakan ingin mewujudkan visi misi sesuai janjinya sebagai pemimpin untuk menjadikan Kota Balikpapan sebagai kota terbaik di Indonesia.

"Kalau sudah ditetapkan sebagai pemenang, saya mohon untuk tidak bereuforia namun tetap berada di posko masing masing relawan. Apalagi saat ini covid-19 masih belum reda. Saya ingin memutus mata rantai pandemi virus Corona di Balikpapan," ujar Rahmad Mas'ud.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Koalisi H Abdulloh mengatakan, untuk hasil hitungan cepat dimenangkan pasangan Rahmad - Thohari, meski tidak mencapai target yang diharapkan yakni 75-80 persen.

"Hari ini hitungan sementara mencapai 61,49 persen. Mudah mudahan ada penambahan,"ujar Abdulloh.(ton) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama