TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Memasuki Injury Time, RA Akhirnya Akui Nelson Layak Memimpin Kab Gorontalo

Mantan aktivis Universitas Gorontalo, Romatun Alamri, alias RA

GORONTALO (wartamerdeka.info) - Menjelang pemilihan tanggal 9 Desember 2020, yang tersisa tinggal enam hari lagi, sebuah kejutan politik terungkap, dalam wawancara khusus oleh awak media  kepada mantan aktivis dari kampus Universitas Gorontalo, Romatun Alamri, alias RA, baru-baru ini.

Romatun mengaku, tadinya memiliki keraguan terhadap kemampuan Nelson Pomalingo dalam memimpin daerah.

Walaupun RA menyadari bahwa dari semua calon bupati kabupaten Gorontalo yang ada saat itu, Nelson satu-satunya calon yang memiliki bobot pengakuan akademik yang paling memadai, dengan gelar akademik sebagai seorang profesor, tapi dalam fikirannya saat itu pasti beda cara memimpin perguruan tinggi dengan memimpin daerah. 

Namun seiring berjalannya waktu dengan prestasi kepemimpinan serta kemampuan Nelson dalam mengelola pemerintahan sekaligus kesungguhannya dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, barulah RA menyadari dan mengakui bahwa Nelson memang sungguh-sungguh tepat untuk diberikan amanah lagi melanjutkan kepemimpinannya di kabupaten Gorontalo untuk periode berikut. 

“Pak Nelson memang adalah pilihan yang tepat untuk kita berikan amanah lagi melanjutkan kepemimpinannya di kabupaten Gorontalo pada periode selanjutnya,” ungkap RA.  

Masih menurut RA bahwa sebenarnya logika politik kita sederhana untuk menentukan pilihan di kabupaten Gorontalo.

"Jika calon yang lain yang bergelar Doktor ke bawah saja merasa yakin dan seolah sangat siap memimpin daerah, apalagi pak Nelson yang memiliki gelar akademik Profesor, sampai disitu semoga kita paham” ungkap politisi muda partai Golkar ini sambil tersenyum.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama