Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Satgas Yonif MR 413 Kostrad Bersama Guru Bertekad Cerdaskan Anak Perbatasan RI-PNG


JAYAPURA (wartamerdeka.info) - Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Ramil Tami memberikan perbantuan tenaga pendidik di SDN Inpres Skouw Mabo Distrik Muara Tami Kota Jayapura dalam upaya bertekad mencerdaskan anak Perbatasan RI-PNG. Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Rabu (16/12/2020).

Menurutnya, pendidikan merupakan hal utama yang harus diberikan kepada anak. Khususnya mereka yang berada di Papua, mungkin lebih terbatas jumlah tenaga pendidik daripada yang di wilayah lain, namun keterbatasan ini harus dipecahkan bersama. “Untuk itu, selain menjaga Perbatasan Negara kami juga ingin membantu untuk pendidikan melalui perbantuan tenaga pendidik di Papua, agar anak-anak tetap dapat belajar sebagaimana mestinya,” ungkap Mayor Anggun.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa Prajurit yang ditunjuk untuk memberikan perbantuan tenaga pendidik, sebelumnya telah mendapatkan pembekalan secara umum metode pengajaran kepada siswa sekolah dasar. “Kami juga berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan di Kabupaten Sukoharjo untuk memberikan pembekalan dan keterampilan Prajurit dalam mengajar di daerah operasi Papua. Jadi mereka sudah berlatih sebelumnya menjadi guru,” kata Dansatgas.

Selaku Kepala Sekolah SDN Inpres Skouw Mabo, Ibu Meilisa Iriani, S.Pd., M.Pd. mengucapkan terima kasih kepada Satgas Yonif MR 413 Kostrad yang telah berupaya membantu menjadi guru di sekolahnya. “Puji Tuhan dengan kehadiran Prajurit Satgas Yonif MR 413 Kostrad kami tidak merasakan kekurangan tenaga pengajar lagi. Disamping itu juga siswa-siswi kami lebih bersemangat dan ceria karena disela-sela pelajaran, mereka diajarkan menyanyi lagu-lagu daerah di Indonesia,” ucapnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama