Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Babinsa Kodim Yawa Bantu Percepat Pembangunan Gereja Di Kampung Batu Zaman Papua

YAPEN (wartamerdeka.info) - Sebagai bentuk kepedulian dalam menunjang fasilitas ibadah, Babinsa Koramil 1709-03/Warbah Koptu Acha Rukdin terjun langsung dalam membantu proses pembangunan Gereja GKI Imanuael Baro, yang terletak di Kampung Batu Zaman, Distrik Waropen Bawah, Kabupaten Waropen, Papua, Sabtu (20/02/2021).

Dalam kegiatan ini, Koptu Acha menuturkan bahwa dirinya ikut serta bersama warga dan Jemaat dalam membantu melakukan pengikatan rangka besi cakar ayam, dengan tujuan agar dapat mempercepat proses pengecoran pondasi bangunan gereja.

“Apapun yang tujuannya itu untuk kebaikan, apalagi yang berkaitan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, kami sebagai Babinsa siap berikan dukungan tenaga tanpa membedakan suku, agama, ras dan golongan tertentu. Tujuannya agar kemanunggalan TNI dan Rakyat benar-benar bisa dapat dirasakan oleh warga, bukan sekedar slogan semata,” ucap Koptu Acha.

Disisi lain, angota Jemaat GKI Imanuel Baro sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Babinsa. “Tindakan dari Babinsa ini merupakan salah satu bukti nyata kepedulian TNI yang selalu berada bersama warga dalam membantu setiap kegiatan," ujarnya. 

"Kami sampaikan terima kasih kepada Babinsa yang telah membantu pembangunan gereja ini,” ujar salah satu Jemaat yang tidak ingin disebut namanya. (Pendam XVII/Cenderawasih).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama