Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bupati Fadeli Undi Simapan Bank Daerah Lamongan

LAMONGAN (wartamerdeka.info) - Kemeriahan acara pengundian tabungan Simapan (Simpanan Masa Depan) yang digelar Bank Daerah Lamongan (BDL) tidak seperti tahun sebelumnya. 

Dengan tetap mematuhi prokes, BDL melakukan pengundian grand prize berupa satu unit mobil Avanza yang diundi secara langsung oleh Bupati Fadeli.

Keberuntungan itu berpihak kepada nasabah Ninik Lestari yang beralamatkan Kautan, Desa Sumbergempol, Kecamatan Lamongan.

Selain hadiah utama, BDL juga mengundi 12 unit sepeda motor dan hadiah hiburan lainnya kepada nasabah yang beruntung.

“Jika bank memberikan door prize berupa mobil, berarti bank tersebut sehat. Jika tidak sehat tidak akan bisa,” ungkap Bupati Fadeli usai mengundi.

Fadeli turut mengapresiasi pencapaian BDL selama ini. Meski di masa pandemi Covid-19, BDL mampu bertahan dengan menaikkan aset dan tabungan.

“Perbankkan mengalami penurunan di masa pandemi ini, namun di sisi lain BDL mampu meningkatkan asetnya. Dengan lebih dari 2.000 nasabah tidaklah mudah jika manajemennya tidak baik.,” tutur Fadeli.

Sebelum berganti nama menjadi Bank Daerah Lamongan pada Januari 2007, BDL dikenal masyarakat sebagai Bank Pasar Lamongan yang didirikan pemerintah pada tanggal 3 Desember 1952.  Menurut Fadeli keberadaan BDL yang masih tetap bertahan ini, tidak lepas dari kepercayaan masyarakat Kabupaten Lamongan.

“BDL ini banknya masyarakat Lamongan, karena ini bank milik pemerintah, saya harapkan kepercayaannya. Dari tahun ke tahun Ini perlu ditingkatkan, inovasi-inovasi perlu dimaksimalkan, kepercayaan masyarakat ini jangan di sia-siakan perlu dijaga,” imbuhnya.

Sementara itu, menurut Direktur Operasional Perusahaan BDL Dedy Rachmadi Wibowo selain dapat bertahan di tengah situasi pandemi Covid-19 yang mewabah di Lamongan, BDL juga mampu menaikkan asetnya.

“Pada tahun 2020 kenaikan dari sisi aset mengalami kenaikan sebesar 35 miliar. Untuk simpanan/tabungan kurang lebih 40 miliar dan ini didominasi Simapan. Aset naik, tabungan juga naik, begitupun dengan deposito,” terang Dedy.

Ke depannya, lanjut Dedy, BDL diharapkan mampu menjadi bank daerah yang dipercaya dan dicintai oleh masyarakat Lamongan. “terima kasih kepada seluruh nasabah yang telah mempercayakan Simapan sebagai wadah pendidikan dan mengenalkan dunia perbankkan khususnya kepada anak-anak kita,” terangnya.  (Tim)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama