TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Danrem 081/DSJ Bersama Forkopimda Gerak Cepat Tangani Covid-19 Di Kab. Madiun

MADIUN (wartamerdeka.info) - Guna mempercepat penananganan Covid-19, Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E., M.Si. terus berjibaku dengan melakukan berbagai upayanya.

Seperti yang terlihat pada malam ini, saat ia bersama Forkopimda Kabupaten Madiun melakukan patroli bersama untuk melakukan pemantauan protokol kesehatan dan menghimbau masyarakat agar dapat menahan diri untuk tetap di rumah sementara waktu, Sabtu (6/2/2021).

Hal itu mengingat saat ini kondisi Kabupaten Madiun yang termasuk zona merah dalam penyebaran Covid-19.

Dalam patroli bersamanya itu, Danrem dan rombongan juga menyempatkan diri untuk meninjau Posko Terpadu Covid-19, yang salah satunya berada di dekat Pintu Gerbang Tol Dumpil.

Di sana, Danrem sempat menanyakan kepada petugas yang ada, tentang bagaimana penanganannya terhadap pendatang yang datang dari luar kota.

Selain mewajibkan untuk dilakukan rapid test kepada setiap pendatang dari luar kota, Kolonel Inf Waris juga menghimbau agar dalam pelaksanaannya tetap mengedepankan sikap yang humanis.

Mengakhiri patrolinya malam ini, mereka melihat kondisi dan kesiapan dari Kampung Tangguh Semeru di Desa Ngale, Kec. Pilangkenceng.

Setibanya di sana, tampak Danrem bersama rombongan kemudian mengecek kesiapan petugas dan berbagai fasilitas yang telah disiapkan guna penanganan Covid-19. (*)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama