TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Danrem 091/ASN Tinjau Posko COVID-19 Tingkat Kelurahan Di Wilayah Kodim 0908/Bontang

SAMARINDA (wartamerdeka.info) -  Komandan Korem (Danrem) 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, S.I.P., M.Si. meninjau Posko COVID-19 Tingkat Kelurahan di wilayah Kodim 0908/Bontang yang berlokasi di Jalan A. Rauf  No 40 RT 10 BTN Kel. Belimbing Kec. Bontang Barat Kota Bontang Kaltim, Sabtu (20/2/2021).

Danrem 091/ASN mengunjungi posko tersebut didampingi Dandim 0908/Bontang Letkol Arh Choirul Huda S.Sos.M.I.Pol serta para perwira Staf Kodim 0908/Bontang.

Danrem Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro, S.I.P., M.Si.  menyambut baik pembentukan Posko Penanganan COVID-19 tingkat Kelurahan tersebut. Keberadaannya diharap memudahkan koordinasi para pihak pemangku kepentingan terkait dalam penanganan  COVID-19 di kota Bontang.

“Posko di tingkat desa atau kelurahan diperlukan sebagai sarana dalam upaya pengendalian pandemi Covid-19 agar lebih tepat sasaran di tingkat mikro. Posko yang dipimpin oleh kepala desa / lurah dalam kegiatannya melibatkan beberapa SDM diantaranya Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, penyuluh, pendamping, tenaga kesehatan, relawan, PKK, dan karang taruna”, jelas Danrem.

“Di tingkat desa, posko ini berfungsi sebagai pusat perencanaan, koordinasi, pengendalian, dan evaluasi kegiatan penanganan Covid-19 dalam skala mikro, dilaksanakan dengan pendekatan kesepakatan, komunitas, gotong royong, kompak, dan adaptif,” kata Danrem

Ia menjelaskan, posko penanganan Covid-19 di tingkat desa atau kelurahan memiliki empat aspek penting, yakni pencegahan, penanganan, pembinaan, dan pendukung. Aspek pencegahan terdiri dari sosialisasi, penerapan 3M, serta pembatasan mobilitas. 

(Sumber: Penrem 091/ASN)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama