// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

Koramil Kawal Pemakaman Jenazah Warga Terkonfirmasi Covid-19

KOBAR (Wartamerdeka.info) – Prosesi pemakaman jenazah warga yang terkonfirmasi Virus Covid-19, di Jl Pangkalan Muntai Desa Kotawaringin Hulu Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam) berjalan lancar. Nampak di area pemakan sejumlah anggota Koramil 1014-03/Kolam dan unsur terkait turut berjaga jaga melakukan pemantauan dan pengamanan.

Dalam proses pemakamaan semua berjalan dengan lancar, nampak dari beberapa pihak juga hadir mengawasi prosesi pemakaman seorang warga yang terkonfirmasi covid-19. tak hanya itu, nampak pula proses pemakaman juga dilakukan dengan SOP (standard operating procedure) protokol covid-19, Senin kemarin

“Keberadaan aparat dalam setiap kegiatan pemakaman dengan protokol Covid-19 ini ialah sebagai upaya pencegahan penyebaran covid, tentunya dapat mengamankan agar warga tidak mendekat dan berkerumun di lokasi pemakaman. Serta mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan seperti penolakan dari warga yang berada di sekitaran lokasi makam," kata Danramil 1014-03/Kolam Kapten Inf Handoyo

Dikatakan Handoyo, kegiatan yang dilaksanakan oleh anggotanya tersebut merupakan hal yang wajar. Hal tersebut juga dilakukan guna memastikan bahwa prosesi pemakaman bagi jenazah yang terkonfirmai covid-19 agar bisa berjalan dengan lancar dan aman, tidak ada hambatan.

Selain itu juga untuk memberikan himbauan apabila ada dari pihak keluarga atau warga yang ikut dalam proses pemakaman agar tidak terlalu mendekat.

“Yang pasti kita bisa menjaga dan menghimbau kepada para keluarga yakni cukup dari tempat yang sudah ditentukan oleh petugas dan tidak berkerumun,” tambahnya.

Dirinya juga berpesan bagi para pesonil atau anggota yang bertuga dalam melakukan pengawalan pemakaman pasien covid-19, agar selalu memperhatikan faktor keselamatan dan kewaspadaan bagi diri sendiri, tentunya tidak lepas dengan menerapkan protokol kesehatan yang sudah dianjurkan. (and)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama