Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Polsek Pesanggarahan Terjunkan 100 Personel Gabungan Evakuasi Warga

 

JAKARTA (warramerdeka.info) - Petugas gabungan tiga pilar dari unsur Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan mengevakuasi ribuan  kepala keluarga akibat tempat tinggal warga terendam banjir.

Kapolsek Pesanggrahan, Kompol R Sigit Kumono menerangkan, terdapat banjir yang cukup parah di wilayah Komplek IKPN RT 001 s/d 006 RW 04 dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 150 Cm.

"Sekitar 345 KK yang terdampak atau sekitaran 1.660 jiwa yang mengungsi di lokasi Pengungsian di Mushola Al Barokah Jalan Pembangunan VI, Bintaro," terang Kompol Sigit, Sabtu (20/02/2021).

Sigit menjelaskan, sebanyak 100 personil gabungan diterjunkan untuk evakuasi warga antaranya dari Basarnas, TNI AL, TNI AD, Polri, Satpol PP dan Tagana.

Selain itu juga, wilayah yang tergenang terdapat di Jalan  Madrasah RT 001 dan RT 02 RW 12 dengan ketinggian air  50 hingga 150 Cm. Adapun warga yang terdampak sebanyak 350 KK atau 725 jiwa. Mereka mengungsi di lokasi Pengungsian di Masjid Al Umariyah.

"Di lokasi banjir saat ini masih dilaksanakan penyedotan dengan menggunakan Pompa gardu dan Pompa Portabel Damkar," jelasnya.

Sigit mengimbau agar selalu melakukan penerapan 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan tetap menjadi kunci memutus rantai penyebaran Covid-19, termasuk di lingkungan keluarga.

"Kami sarankan untuk tetap memakai masker apa lagi di dalam keluarga tersebut ada kelompok rentan seperti balita demikian juga lansia," imbuhnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama