// Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Indeks saham Nikkei 225 turun lebih dari 2.000 poin (+4%), pada Senin pagi, di tengah kekhawatiran konflik di Iran akan meningkat dan mengganggu pasokan minyak mentah. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Juru Bicara Houthi Memperingatkan Serangan Jika Kapal AS Menyerang Iran dari Laut Merah


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Seorang juru bicara pemberontak Houthi di Yaman telah memperingatkan kemungkinan serangan terhadap militer AS jika kapal angkatan laut Amerika menyerang Iran dari Laut Merah.

Lanjut...

WMChannel


 

Wakil Wali Kota Tri Adhianto Kagum, Seorang Petani Magot Di Kota Bekasi Hasilkan Rp 12 Juta Per Bulan

BEKASI (wartamerdeka.info) - Wakil Wali Kota Bek Adhianto sambangi kediaman Rahman selaku petani maggot yang berada di RT 015 RW 004 Kelurahan Aren Jaya Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (09/02/2021), 

Rahman sendiri memulai budidaya magot sejak bulan Agustus 2020, hingga sekarang Rahman dapat menghasilkan 12 juta perbulan dan jumlah tersebut hanya dari penjualan magot saja, belum terhitung dari penjualan budidaya lele yang dikelolanya juga.

Wakil Wali Kota Bekasi sangat terkesan dan kagum dengan Rahman. Tri Adhianto mengungkapkan, di tengah pandemi seperti ini tentunya sangat berpengaruh kepada perekonomian masyarakat, akan tetapi berbeda dengan Rahman selaku petani magot yang mampu tetap produktif dan mendapatkan penghasilan melebihi standard UMR.

"Luar biasa, di saat dimana-mana terkendala masalah ekonomi, akan tetapi pak Rahman mampu untuk tetap produktif dan berpenghasilan melebihi standard UMR," ujar Wakil Wali Kota Bekasi.

Melihat keterampilan yang dimiliki oleh Rahman, Tri Adhianto meminta Rahman untuk membuka pelatihan budidaya magot kepada masyarakat luas, menjadikan budidaya tersebut sebagai peluang membuka lahan bisnis baru dan UKM baru yang kemudian berimbas kepada terbukanya lapangan-lapangan kerja baru.

"Saya siap pak wakil, siapa saja yang ingin belajar budidaya magot, saya siap memberi kesempatan untuk belajar bersama," ujar Rahman petani budidaya magot.

Tri Adhianto berharap dengan adanya peluang bisnis tersebut dapat menghidupkan UKM-UKM baru, dan diharapkan pula dengan maraknya petani budidaya magot dapat mengurangi bobot tonase sampah yang hendak dibuang ke TPA Bantargebang. (Tyo)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama