TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

100 Hari Kerja Pak Yes, Fokus 5 Hal, Salah Satunya Penanganan Covid-19

LAMONGAN (wartamerdeka.info) - Saat ini Kabupaten Lamongan telah berada pada Zona Kuning terkait penanganan Covid-19. Hal itu, disampaikan bupati Yuhronur Efendi saat ditemui di Ruang Kerjanya, Kamis (25/3/2021). 

Namun bupati mengatakan bahwa hal itu, tidak serta merta membuat kita lengah atau menyepelekan Covid 19. Dia masih mewanti-wanti warganya agar tetap melaksanakan protokol kesehatan.

“Meskipun sudah ada di zona kuning, kita tidak boleh menyepelekan protokol kesehatan. Prokes harus tetap dijaga. Pemkab Lamongan juga ikut mensukseskan vaksinasi Covid 19,” ungkap Bupati yang akrab dipanggil pak Yes ini.

Dalam program 100 kerjanya pun penanganan pandemi Covid 19 masuk dalam lima fokus programnya.

“Jadi pada 100 hari program kerja saya ini penanganan Covid 19 menjadi salah satu yang utama, yang  salah satunya melalui mensukseskan program vaksinasi dan penerapan protocol kesehatan, masalah perbaikan infrastuktur karena sudah banyak infrastruktur yang rusak akibat bencana alam seperti banjir,” jelas pak Yes.

Untuk yang ketiga, membangkitkan ekonomi masyarakat karena yang paling berdampak akibat Pandemi yakni perekonomian masyarakat Lamongan terutama UMKM.

“Jika di bidang pertanian, pandemic Covid 19 ini tidak cukup berdampak, berbeda lagi dengan UMKM. Mereka tetap berproduksi namun daya beli masyarakat menurun. Oleh karena itu mari kita galakkan gerakan #Ayobeliproduklamongan untuk menggairahkan kembali produksi UMKM khususnya produk local Lamongan,” ImbuhNya.

Keempat, bupati menyebutkan akan fokus memperbaiki kualitas pendidikan dan kesehatan. Di Bidang pendidikan Pemkab Lamongan melalui Dinas Pendidikan akan mengevaluasi pendidikan daring agar nantinya kualitas pendidikan anak-anak Lamongan tidak turun akibat Pandemi Covid 19. Sedangkan untuk bidang kesehatan akan ditingkatkan baik pelayanan maupun sarana dan prasarana kesehatan untuk mendekatkannya pada masyarakat.

Sedangkan yang kelima, digitalisasi pelayanan publik agar lebih cepat, baik, transparan, dan akuntabel.(Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama