TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kodim 0908/Bontang Gencar Operasi Yustisi Prokes

BONTANG (wartamerdeka.info) – Petugas Gabungan terdiri dari Kodim 0908/Bontang , Polres Bontang,Denrudal dan Satpol PP Kota Bontang, mengoptimalkan kegiatan Operasi Yustisi, untuk menekan dan mencegah penyebaran Virus Corona (COVID-19) di Kota Bontang, Minggu (7/3/2021).

Hal tersebut dilakukan secara rutin, karena kasus Covid-19 masih sangat tinggi. Dan khususnya di wilayah Bontang masih banyak kelurahan yang berstatus Zona Merah.

Dandim 0908/Bontang Letkol Arh Choirul Huda menuturkan,” Patroli penertiban dan penegakan protokol kesehatan terus dilakukan di wilayah binaan, agar pandemi ini dapat segera berakhir. Namun dalam setiap patroli, masih saja kami temui beberapa warga yang lalai tidak mematuhi protokol kesehatan.

Menurutnya, Operasi Yustisi memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat, agar senantiasa mematuhi peraturan serta protokol kesehatan. Dimana dengan cara selalu menggunakan masker, menjaga jarak, rajin cuci tangan.

“Dimana patroli gabungan penegakan protokol kesehatan, dengan sasaran di Terminal KM. 6 dan Tugu Selamat Datang Bontang Dalam hal ini masih kita jumpai beberapa warga yang lalai tidak mematuhi protokol kesehatan berupa tidak pakai masker,” kata Dandim. 

“Warga masyarakat yang kedapatan tidak menggunakan masker, diberikan sanksi Lisan dan Tertulis,” tutup Letkol Arh Choirul Huda. (Tio)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama