Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Mahasiswa Yapen Dukung Otonomi Khusus

PAPUA (wartamerdeka.info) - Ketua Mahasiswi Asrama Kabupaten Kepulauan Yapen, Kota Jayapura, Karolin Busyara berharap kedepannya Otonomi Khusus (Otsus) Papua dikelola dengan baik sehingga dampaknya lebih menyentuh dan dirasakan kepada masyarakat bawah.

“Kami mendukung Otsus, namun kami berharap kedepannya program dan dana Otsus bisa di kelola dengan baik sehingga lebih menyentuh kepada masyarakat,” tutur Karolin dalam keterangannya, Kamis (11/3/2021).

Terlebih Karolin mengatakan, pada bidang pendidikan, Otsus sangat terasa membantu mahasiswa terlebih mereka yang sangat membutuhkan dana Otsus untuk menopang menyelesaikan pendidikan. “Otsus Papua selama ini telah berhasil membawa perubahan besar bagi Papua,” tambahnya.

Menurutnya, dengan Otsus, Papua saat ini sangat maju dengan cepat serta banyak perubahan-perubahan dalam hal pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lainnya, sehingga ia berharap, dengan adanya kelanjutan otonomi khusus Papua, kedepannya yang lebih dikelola dengan baik program-programnya. 

“Yang lebih terpenting adalah pengawasan dana Otsus harus dilakukan dengan baik sehingga dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya. (***)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama