Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Musim Panen di Perbatasan, Satgas Yonif 642 Terjun Langsung ke Sawah Membantu Warga Memanen Padi

BENGKAYANG (wartamerdeka.info) - Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas terus berupaya agar dapat selalu hadir di tengah-tengah kehidupan masyarakat binaan, salah satunya dengan terjun langsung ke sawah untuk membantu warga memanen padi di Desa Takek, Kec. Jagoi Babang, Kab. Bengkayang, Kalbar.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Sanggau, Kalbar, Jumat (12/3/2021).

Dansatgas mengungkapkan, empat orang personel Satgas dari Pos Jagoi Babang dipimpin Serda Gamaliel terjun langsung membantu warga Desa Takek yang melaksanakan panen padi setiap 6 bulan. 

“Melalui kegiatan seperti ini diharapkan akan tercipta komunikasi yang baik sehingga dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan antara Satgas dengan warga,” tuturnya.

Dansatgas menambahkan bahwa bantuan personel Satgas dalam kegiatan memanen padi milik warga ini juga sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah perbatasan. 

“Ketahanan pangan nasional merupakan salah satu aspek penting dalam kaitannya dengan stabilitas negera ini, sehingga dibutuhkan kerja sama dari seluruh elemen bangsa untuk mewujudkannya,” ungkapnya.

Dansatgas berharap kehadiran personel Satgas dalam membantu memanen padi ini diharapkan dapat memberikan motivasi kepada petani supaya lebih bersemangat dan lebih giat melakukan pekerjannya, sehingga di masa yang akan datang hasil panen dapat lebih meningkat dan melimpah.

Sementara itu, Ibu Yanti (45 th) salah satu petani di Desa Takek menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Yonif 642/Kapuas yang telah membantunya memanen padi miliknya.

“Saya sangat senang dan berterimaksih atas bantuan bapak-bapak Satgas, karena selain memudahkan dan mempercepat pekerjaan, kehadiran bapak-bapak Satgas juga memberikan semangat tersendiri bagi saya,” pungkasnya. (Pen Satgas Yonif 642).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama